Mendorong Pemanfaatan Pertanian Presisi Berbasis Data dan Teknologi
Kamis, 06 November 2025 - 22:30 WIB
Mengusung tema “Cultivating Innovation, Achieving Food Self-Sufficiency”, FertInnovation Challenge 2025 melombakan empat kategori strategis, yakni Precision Agriculture & Digital Farming, Climate-Resilient & Sustainable Fertilizer, AI-Driven Agri Supply Chain dan terakhir kategori Process & Plant Engineering.
Baca Juga: Dorong Produktivitas Pertanian lewat Kompetisi Inovasi FertInnovation Challenge 2025
Pendaftaran progam ini akan dibuka pada 6 Oktober hingga 20 November 2025. Proses seleksi peserta akan melalui beberapa tahap, dari mulai Screening per kategori disusul Top 20 finalis, hingga Top 3 finalis terakhir dapat mengikuti rangkaian acara Final Pitching pada Desember 2025. Ide terbaik akan dievaluasi kembali dan masuk tahap inkubasi di lingkungan Pupuk Indonesia Group, agar dapat berkembang hingga tahap komersialisasi.
“Saya berharap FertInnovation Challenge 2025 bersama Indonesia Agrichemical Research Institute tidak sekadar menjadi ajang kompetisi ide, tetapi berkembang menjadi ekosistem inovasi berkelanjutan yang mendorong efisiensi, memperkuat daya saing, dan menjaga relevansi kita semua dalam menghadapi dinamika global,” kata Rahmad.
Melalui FertInnovation Challenge 2025, Pupuk Indonesia ingin memastikan inovasi bidang pertanian terus berjalan, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap masa depan pangan dan industri pertanian di Indonesia.
Sejak pertama kali digelar pada 2021, program ini telah menarik lebih dari 1.300 ide inovasi dan melibatkan 37 institusi mitra, menjadikannya salah satu ajang inovasi paling bergengsi di sektor pertanian nasional.
Baca Juga: Dorong Produktivitas Pertanian lewat Kompetisi Inovasi FertInnovation Challenge 2025
Pendaftaran progam ini akan dibuka pada 6 Oktober hingga 20 November 2025. Proses seleksi peserta akan melalui beberapa tahap, dari mulai Screening per kategori disusul Top 20 finalis, hingga Top 3 finalis terakhir dapat mengikuti rangkaian acara Final Pitching pada Desember 2025. Ide terbaik akan dievaluasi kembali dan masuk tahap inkubasi di lingkungan Pupuk Indonesia Group, agar dapat berkembang hingga tahap komersialisasi.
“Saya berharap FertInnovation Challenge 2025 bersama Indonesia Agrichemical Research Institute tidak sekadar menjadi ajang kompetisi ide, tetapi berkembang menjadi ekosistem inovasi berkelanjutan yang mendorong efisiensi, memperkuat daya saing, dan menjaga relevansi kita semua dalam menghadapi dinamika global,” kata Rahmad.
Melalui FertInnovation Challenge 2025, Pupuk Indonesia ingin memastikan inovasi bidang pertanian terus berjalan, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap masa depan pangan dan industri pertanian di Indonesia.
Sejak pertama kali digelar pada 2021, program ini telah menarik lebih dari 1.300 ide inovasi dan melibatkan 37 institusi mitra, menjadikannya salah satu ajang inovasi paling bergengsi di sektor pertanian nasional.
(akr)
Lihat Juga :