Hadirkan Inspirasi untuk Dunia Kerja Inovatif di Indonesia Agile Conference 2025
Jum'at, 07 November 2025 - 21:30 WIB
Selain itu Indonesia Agile Conference 2025 juga menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai sektor industri yang telah menerapkan cara kerja Agile di perusahaan masing-masing. Dalam forum ini, para pakar, praktisi, dan peserta berpartisipasi dalam sejumlah diskusi panel, lokakarya, serta sesi unconference, yaitu percakapan kolaboratif dan diskusi yang dipimpin oleh peserta (participant-driven) mengenai beberapa topik terkait Agile.
Agile WoW adalah pendekatan kerja berbasis pola pikir pertumbuhan (growth mindset) yang fleksibel, dengan proses iteratif yang memanfaatkan peningkatan dan perbaikan terus-menerus, kolaboratif dalam konteks tim, serta bertujuan untuk memberikan nilai bagi pelanggan (customer value).
Baca Juga: Pentingnya Membangun Family Business yang Agile di Sektor Agribisnis
Hal ini memungkinkan tim dalam sebuah bisnis untuk merespons perubahan secara adaptif dan terus meningkatkan hasil kerja melalui umpan balik yang berkelanjutan. Dengan mengedepankan prinsip customer-centricity, setiap proses kerja, mulai dari perencanaan hingga peluncuran produk, berfokus pada kebutuhan pengguna dan perbaikan berkelanjutan.
Topik ini semakin relevan seiring penerimaan yang semakin luas terhadap cara kerja Agile untuk diimplementasikan dalam beragam proyek di luar ranah digital dan teknologi informasi (TI).
Agile WoW adalah pendekatan kerja berbasis pola pikir pertumbuhan (growth mindset) yang fleksibel, dengan proses iteratif yang memanfaatkan peningkatan dan perbaikan terus-menerus, kolaboratif dalam konteks tim, serta bertujuan untuk memberikan nilai bagi pelanggan (customer value).
Baca Juga: Pentingnya Membangun Family Business yang Agile di Sektor Agribisnis
Hal ini memungkinkan tim dalam sebuah bisnis untuk merespons perubahan secara adaptif dan terus meningkatkan hasil kerja melalui umpan balik yang berkelanjutan. Dengan mengedepankan prinsip customer-centricity, setiap proses kerja, mulai dari perencanaan hingga peluncuran produk, berfokus pada kebutuhan pengguna dan perbaikan berkelanjutan.
Topik ini semakin relevan seiring penerimaan yang semakin luas terhadap cara kerja Agile untuk diimplementasikan dalam beragam proyek di luar ranah digital dan teknologi informasi (TI).
(akr)
Lihat Juga :