DataOn HR Conference Ke-15: Kunci Sukses SDM di Era Digital, Menjaga Humanisme di Tengah Kompleksitas AI
Jum'at, 07 November 2025 - 19:23 WIB
"HR Technology akan lebih kompleks setiap tahunnya. AI support sendiri masih menjadi ongoing trend tahun depan karena masih banyak macro economic issue dalam dunia yang bisa berdampak pada development karier karyawan. Dalam World Economic Forum sampai 2027 akan ada 6% karyawan yang harus merubah cara melakukan pekerjaan. Karena itu kami akan membantu reskilling karyawan dan support dari segi teknologi,” jelas Gordon Enns.
Ia menegaskan, HR modern harus beralih dari sistem yang terfragmentasi menjadi platform terpadu yang menyajikan kejelasan, kelincahan, pemberdayaan, insight real-time, dan kemitraan strategis
Sesi-sesi selanjutnya menyajikan perspektif komprehensif dari berbagai industri terdepan:
- Gemini Aryanto, Group Chief People & Culture Officer Kopi Kenangan, membagikan strategi "Scaling Culture and Performance for Growth." Ia menekankan konsep H.O.P.E. (Humanism, Openness, Proximity, Enthusiasm) sebagai fondasi budaya adaptif yang menjaga "jiwa" perusahaan di tengah ekspansi dan digitalisasi pesat.
- Swasono Satyo, Chief Human Resources Officer Sinar Mas Mining, menyoroti evolusi dari adopsi AI menuju Adaptive Intelligence dalam strategi SDM. Ia memaparkan HR Blueprint yang menggerakkan HR dari analisis deskriptif menuju wawasan prediktif, memungkinkan antisipasi risiko dan identifikasi kesenjangan keterampilan di masa depan.
- Joko Utomo, Senior Group Head Human Capital InJourney Hospitality, membawakan tema "Employee Experience is Customer Experience." Ia menjelaskan bagaimana digitalisasi HR, khususnya melalui SunFish 7, menjadi kunci untuk menghubungkan proses, data, dan manusia, yang pada akhirnya mendorong keunggulan layanan pelanggan di industri hospitality.
Ia menegaskan, HR modern harus beralih dari sistem yang terfragmentasi menjadi platform terpadu yang menyajikan kejelasan, kelincahan, pemberdayaan, insight real-time, dan kemitraan strategis
Sesi-sesi selanjutnya menyajikan perspektif komprehensif dari berbagai industri terdepan:
- Gemini Aryanto, Group Chief People & Culture Officer Kopi Kenangan, membagikan strategi "Scaling Culture and Performance for Growth." Ia menekankan konsep H.O.P.E. (Humanism, Openness, Proximity, Enthusiasm) sebagai fondasi budaya adaptif yang menjaga "jiwa" perusahaan di tengah ekspansi dan digitalisasi pesat.
- Swasono Satyo, Chief Human Resources Officer Sinar Mas Mining, menyoroti evolusi dari adopsi AI menuju Adaptive Intelligence dalam strategi SDM. Ia memaparkan HR Blueprint yang menggerakkan HR dari analisis deskriptif menuju wawasan prediktif, memungkinkan antisipasi risiko dan identifikasi kesenjangan keterampilan di masa depan.
- Joko Utomo, Senior Group Head Human Capital InJourney Hospitality, membawakan tema "Employee Experience is Customer Experience." Ia menjelaskan bagaimana digitalisasi HR, khususnya melalui SunFish 7, menjadi kunci untuk menghubungkan proses, data, dan manusia, yang pada akhirnya mendorong keunggulan layanan pelanggan di industri hospitality.
Lihat Juga :