Warren Buffett Terdepak dari 10 Orang Terkaya Dunia, Musk Masih Jawaranya di November

Rabu, 12 November 2025 - 11:05 WIB

6. Sergey Brin

Brin dikenal sebagi salah satu pendiri Google, namun Ia setop pensiun sementara untuk berkontribusi pada perubahan chatbot AI Gemini milik Google tahun lalu dan tercatat sebagai "kontributor inti" ketika model tersebut diluncurkan pada bulan Desember.

Kekayaannya Sergey Brin diprediksi bisa mencapai USD215 miliar, naik USD28 miliar sejak bulan lalu.

7. Bernard Arnault

Arnault adalah CEO dan chairman grup barang mewah LVMH. Ia menggunakan USD15 juta dari kekayaan ayahnya untuk mengambil alih Christian Dior, dan sejak itu membangun perusahaan barang mewah terbesar di dunia, dengan lebih dari 70 merek fashion dan kosmetik, termasuk Louis Vuitton, Moët & Chandon, Sephora, serta perhiasan Tiffany & Co.

Bernard Arnault menyandang gelar orang terkaya di dunia selama sebagian besar paruh pertama tahun 2023 dan kembali menjadi yang terkaya dari Februari hingga akhir Mei 2024. Kekayaan bersihnya saat ini mencapai USD183 miliar, atau bertambah USD23 miliar.

8. Jensen Huang

Ikut mendirikan Nvidia pada tahun 1993 dan Jensen Huang menjabat sebagai CEO dan presiden sejak saat itu. Di bawah kepemimpinan Huang, GPU Nvidia menjadi dominan pertama di dunia permainan komputer dan sekarang di bidang AI.

Semua itu mengangkat perusahaan menjadi yang pertama mencapai nilai sebesar USD5 triliun pada bulan Oktober. Kekayaan bersih Jensen Huang saat ini mencapai USD176 miliar, meningkat USD14 miliar dari bulan sebelumnya.

9. Steve Ballmer

Ballmer merupakan mantan CEO Microsoft. Pada bulan Juni, Ia mengumumkan niatnya untuk mempertahankan sebagian besar saham Microsoft miliknya, yang telah ia miliki sejak meninggalkan perusahaan pada tahun 2014.

Setelah pensiun, Steve Ballmer membeli tim NBA, Los Angeles Clippers, seharga USD2 miliar. Kekayaan bersihnya saat ini mencapai USD156 miliar.

10. Michael Dell

Chairman dan CEO Dell Technologies, Michael Dell memulai karirnya pada usia 19 tahun dengan menjual komputer dari kamar asramanya di University of Texas. Setelah saham Dell Technologies dan Broadcom melambung pada bulan Oktober, kekayaan pribadi Dell bertambah sebesar USD14 miliar, menjadi sekitar USD155 miliar.

Setelah sempat menjadi orang terkaya ke-10 di dunia untuk pertama kalinya pada pertengahan Desember tahun lalu, ia kembali masuk daftar tersebut pada bulan November.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!