Demi Rupiah, Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga 4,75%

Rabu, 19 November 2025 - 08:27 WIB
"Seperti yang diamati selama 26 bulan berturut-turut, harga emas terus naik pada paruh pertama Oktober, mencapai level rekor tertinggi sebelum perlahan-lahan menurun," jelas Riefky.

Baca Juga: Redenominasi Rupiah, Akankah Wisata di Indonesia Kian Mahal?

Fenomena menarik terjadi di pasar modal, meskipun Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) telah menurunkan kisaran target suku bunga kebijakannya sebesar 25 basis poin menjadi 3,75% hingga 4% pada Oktober 2025 penurunan kedua berturut-turut tahun ini. Alih-alih menarik modal masuk (seperti kondisi normal), Indonesia justru mengalami aliran modal keluar yang berkelanjutan.

"Antara pertengahan Oktober dan pertengahan November, aliran modal keluar bersih sebesar USD950 juta tercatat di pasar obligasi dan saham Indonesia, yang hampir sepenuhnya disebabkan oleh penjualan oleh investor asing di pasar obligasi pemerintah," jelas Riefky.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!