BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan November di Level 4,75%
Rabu, 19 November 2025 - 15:52 WIB
Keputusan ini konsisten dengan prakiraan inflasi tahun 2025 dan 2026 yang tetap terjaga rendah dalam sasaran 2,5±1%. Upaya upaya mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah yang sesuai dengan fundamental di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi, serta sinergi untuk turut memperkuat pertumbuhan ekonomi.
"Ke depan, Bank Indonesia akan terus mencermati efektivitas transmisi kebijakan moneter longgar yang telah ditempuh, prospek pertumbuhan ekonomi dan inflasi, serta stabilitas nilai tukar Rupiah dalam memanfaatkan ruang penurunan suku bunga BI-Rate," ungkap Perry.
Langkah ini menandai sikap akomodatif BI dalam memacu pertumbuhan ekonomi, sekaligus menjaga stabilitas rupiah. Selain itu, langkah ini juga memperkuat tren penurunan suku bunga, setelah dalam RDG sebelumnya BI Rate berada di level 5,00 persen.
Baca Juga: Demi Rupiah, Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga 4,75%
Diketahui, sejak September 2024 hingga September 2025, Bank Indonesia (BI) telah menurunkan suku bunga acuan sebanyak enam kali.
"Ke depan, Bank Indonesia akan terus mencermati efektivitas transmisi kebijakan moneter longgar yang telah ditempuh, prospek pertumbuhan ekonomi dan inflasi, serta stabilitas nilai tukar Rupiah dalam memanfaatkan ruang penurunan suku bunga BI-Rate," ungkap Perry.
Langkah ini menandai sikap akomodatif BI dalam memacu pertumbuhan ekonomi, sekaligus menjaga stabilitas rupiah. Selain itu, langkah ini juga memperkuat tren penurunan suku bunga, setelah dalam RDG sebelumnya BI Rate berada di level 5,00 persen.
Baca Juga: Demi Rupiah, Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga 4,75%
Diketahui, sejak September 2024 hingga September 2025, Bank Indonesia (BI) telah menurunkan suku bunga acuan sebanyak enam kali.
(akr)
Lihat Juga :