Diguncang Shutdown Terlama Pemerintah AS, Gubernur BI Ramal Ekonomi Dunia di Kisaran 3,1%
Rabu, 19 November 2025 - 16:30 WIB
"Dengan perkembangan tersebut pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2025 diperkirakan tetap sekitar 3,1 persen lebih rendah dari realisasi pada tahun 2024," kata Perry.
Pelambatan ekonomi, menurut Perry, juga terjadi di beberapa negara besar seperti Jepang, China, dan India, yang disebabkan oleh permintaan domestik yang belum kuat. Baca Juga: Di Forum APEC, Prabowo Warning Dunia Soal Serakahnomics
Kontras dengan negara-negara tersebut, Perry mencatat bahwa ekonomi Eropa tumbuh lebih tinggi dari perkiraan. Peningkatan ini didukung oleh realisasi pertumbuhan di kuartal III 2025 yang ditopang oleh peningkatan konsumsi rumah tangga dan investasi, seiring adanya pelonggaran kebijakan moneter.
Pelambatan ekonomi, menurut Perry, juga terjadi di beberapa negara besar seperti Jepang, China, dan India, yang disebabkan oleh permintaan domestik yang belum kuat. Baca Juga: Di Forum APEC, Prabowo Warning Dunia Soal Serakahnomics
Kontras dengan negara-negara tersebut, Perry mencatat bahwa ekonomi Eropa tumbuh lebih tinggi dari perkiraan. Peningkatan ini didukung oleh realisasi pertumbuhan di kuartal III 2025 yang ditopang oleh peningkatan konsumsi rumah tangga dan investasi, seiring adanya pelonggaran kebijakan moneter.
(akr)
Lihat Juga :