Marak Influencer Trading Promosi Full Margin, Hati-hati Risiko Besar di Baliknya
Senin, 24 November 2025 - 15:44 WIB
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak langsung percaya pada hasil profit besar yang dipertunjukkan di layar. Menurutnya, penonton tidak bisa memastikan apakah akun tersebut nyata, akun promosi, atau bahkan akun dummy.
Sebagai langkah pencegahan, KINGJUM mengimbau masyarakat untuk mulai mempelajari dasar-dasar trading, manajemen risiko, hingga pentingnya penggunaan stop loss. Edukasi, menurutnya, adalah benteng utama agar masyarakat tidak mudah dipengaruhi oleh konten yang hanya mengejar sensasi.
“Kalau ada yang mengaku mengedukasi tapi sekaligus menyuruh full margin, itu sudah tanda bahaya. Itu bukan edukasi, tapi eksploitasi,” jelasnya. Baca juga: Rezim Komunis Tawarkan Hadiah Rp585 Juta untuk Tangkap 2 Influencer Taiwan karena Konten Anti-China
Melalui kanal YouTube Kingjum Production, ia berkomitmen terus memberikan pemahaman yang objektif mengenai dunia trading, khususnya risiko-risiko yang sering diabaikan pemula. Selain aktif kanal Youtube, KINGJUM juga rutin berbagi edukasi di akun Instragram @king_jum_scalper.
KINGJUM berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya literasi finansial sehingga tidak mudah terjerumus dalam praktik trading yang menyesatkan. “Tujuan saya sederhana, hentikan pola jebak pemula. Kita bangun ekosistem trading yang lebih sehat dan bertanggung jawab,” tandasnya.
Sebagai langkah pencegahan, KINGJUM mengimbau masyarakat untuk mulai mempelajari dasar-dasar trading, manajemen risiko, hingga pentingnya penggunaan stop loss. Edukasi, menurutnya, adalah benteng utama agar masyarakat tidak mudah dipengaruhi oleh konten yang hanya mengejar sensasi.
“Kalau ada yang mengaku mengedukasi tapi sekaligus menyuruh full margin, itu sudah tanda bahaya. Itu bukan edukasi, tapi eksploitasi,” jelasnya. Baca juga: Rezim Komunis Tawarkan Hadiah Rp585 Juta untuk Tangkap 2 Influencer Taiwan karena Konten Anti-China
Melalui kanal YouTube Kingjum Production, ia berkomitmen terus memberikan pemahaman yang objektif mengenai dunia trading, khususnya risiko-risiko yang sering diabaikan pemula. Selain aktif kanal Youtube, KINGJUM juga rutin berbagi edukasi di akun Instragram @king_jum_scalper.
KINGJUM berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya literasi finansial sehingga tidak mudah terjerumus dalam praktik trading yang menyesatkan. “Tujuan saya sederhana, hentikan pola jebak pemula. Kita bangun ekosistem trading yang lebih sehat dan bertanggung jawab,” tandasnya.
(poe)
Lihat Juga :