Kinerja Solid, Linktown Catat Penjualan Rp2,7 Triliun dan Borong 5 Penghargaan Nasional
Selasa, 25 November 2025 - 14:18 WIB
Kelima, Top National Contributor KPR BCA 2025 (penghargaan terbaru). “Penghargaan ini menegaskan kontribusi signifikan Linktown dalam penyaluran pembiayaan perumahan nasional,” terangnya.
Co-Founder Linktown Abel Kurniajaya mengatakan, pencapaian ini tidak lepas dari tiga faktor utama yang menjadi fondasi keberhasilan perusahaan. Ketiganya, yakni kinerja penjualan yang konsisten melampaui target, inovasi dalam digital marketing yang meningkatkan efisiensi proses pencarian hingga pembelian properti, serta standar layanan agen yang tinggi dengan mengedepankan edukasi, transparansi, dan pendampingan menyeluruh hingga proses akad.
“Kombinasi strategi dan kualitas layanan tersebut semakin memperkuat posisi Linktown sebagai market leader di industri agency properti digital di Indonesia,” ungkapnya. Baca juga: Meneropong Peran Sektor Properti terhadap Pertumbuhan Ekonomi Tahun Depan
Lebih lanjut, Abel Kurniajaya menerangkan, tahun depan Linktown menetapkan tiga fokus utama dalam strategi pengembangan bisnis. Pertama, optimalisasi performa area yang telah berjalan (existing) dengan memperdalam penetrasi pasar, memperkuat portofolio listing eksklusif, serta meningkatkan kualitas agen melalui pendekatan berbasis data.
Kedua, Linktown akan mendorong modernisasi teknologi dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) melalui pengembangan Aplikasi Linktown serta integrasi AI untuk lead management, lead scoring, dan analisis harga pasar guna menghadirkan proses pemasaran yang lebih cepat, akurat, dan efisien. Ketiga, dari sisi capaian bisnis, Linktown menargetkan 2.800 unit terpasarkan denganGross Development Value (GDV) sebesar Rp3,5 triliun, porsi listing eksklusif mencapai 40% dari total inventori, serta peningkatan produktivitas agen sebesar 20%.
Co-Founder Linktown Abel Kurniajaya mengatakan, pencapaian ini tidak lepas dari tiga faktor utama yang menjadi fondasi keberhasilan perusahaan. Ketiganya, yakni kinerja penjualan yang konsisten melampaui target, inovasi dalam digital marketing yang meningkatkan efisiensi proses pencarian hingga pembelian properti, serta standar layanan agen yang tinggi dengan mengedepankan edukasi, transparansi, dan pendampingan menyeluruh hingga proses akad.
“Kombinasi strategi dan kualitas layanan tersebut semakin memperkuat posisi Linktown sebagai market leader di industri agency properti digital di Indonesia,” ungkapnya. Baca juga: Meneropong Peran Sektor Properti terhadap Pertumbuhan Ekonomi Tahun Depan
Lebih lanjut, Abel Kurniajaya menerangkan, tahun depan Linktown menetapkan tiga fokus utama dalam strategi pengembangan bisnis. Pertama, optimalisasi performa area yang telah berjalan (existing) dengan memperdalam penetrasi pasar, memperkuat portofolio listing eksklusif, serta meningkatkan kualitas agen melalui pendekatan berbasis data.
Kedua, Linktown akan mendorong modernisasi teknologi dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) melalui pengembangan Aplikasi Linktown serta integrasi AI untuk lead management, lead scoring, dan analisis harga pasar guna menghadirkan proses pemasaran yang lebih cepat, akurat, dan efisien. Ketiga, dari sisi capaian bisnis, Linktown menargetkan 2.800 unit terpasarkan denganGross Development Value (GDV) sebesar Rp3,5 triliun, porsi listing eksklusif mencapai 40% dari total inventori, serta peningkatan produktivitas agen sebesar 20%.
(poe)
Lihat Juga :