Freeport Temukan Harta Karun Sumber Daya 3 Miliar Bijih Tembaga dan Emas di Papua
Rabu, 26 November 2025 - 07:48 WIB
Temuan sumber daya mineral baru sebesar 3 miliar ton bijih di wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Freeport Papua membuka peluang besar bagi perpanjangan umur operasi tambang. Foto/Dok
JAKARTA - Direktur Utama PT Freeport Indonesia (PTFI), Tony Wenas mengungkapkan adanya potensi sumber daya mineral baru sebesar 3 miliar ton bijih di wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Freeport Papua. Temuan ini membuka peluang besar bagi perpanjangan umur operasi tambang setelah 2041, tahun berakhirnya izin kontrak saat ini.
Ia menjelaskan bahwa Freeport saat ini memiliki cadangan sekitar 1,3 miliar ton bijih yang akan ditambang hingga 2041. Namun di luar itu, perseroan menemukan sumber daya mineral tambahan yang jumlahnya diperkirakan mencapai 3 miliar ton.
"Cadangan kita yang ada di wilayah IUPK sekarang adalah 1,3 miliar ton bijih, yang akan diambil sampai 2041. Kemudian ada lagi sumber daya yang kira-kira jumlahnya 3 miliar ton, tetapi itu belum menjadi cadangan, masih berupa sumber daya," ujar Tony dalam RDP Bersama Komisi VI DRP RI, awal pekan kemarin.
Baca Juga: Dihantam Dua Tragedi Besar, Freeport Gagal Capai Target 2025
Ia menjelaskan bahwa Freeport saat ini memiliki cadangan sekitar 1,3 miliar ton bijih yang akan ditambang hingga 2041. Namun di luar itu, perseroan menemukan sumber daya mineral tambahan yang jumlahnya diperkirakan mencapai 3 miliar ton.
"Cadangan kita yang ada di wilayah IUPK sekarang adalah 1,3 miliar ton bijih, yang akan diambil sampai 2041. Kemudian ada lagi sumber daya yang kira-kira jumlahnya 3 miliar ton, tetapi itu belum menjadi cadangan, masih berupa sumber daya," ujar Tony dalam RDP Bersama Komisi VI DRP RI, awal pekan kemarin.
Baca Juga: Dihantam Dua Tragedi Besar, Freeport Gagal Capai Target 2025
Lihat Juga :