Pertamina Kukuhkan 25 Inovator PFsains Perkuat Hilirisasi Riset Energi dan Pangan

Rabu, 03 Desember 2025 - 21:17 WIB
Salah satu pemenang, tim Bintang Laut, mengembangkan sistem energi hybrid berbasis panel surya dan turbin angin vertikal yang ditempatkan pada ponton apung. Sistem ini terintegrasi dengan Sea Monitoring System untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah pesisir melalui pemantauan kualitas air laut secara real time.

Melalui dukungan PFsains, prototipe tim tersebut akan diuji coba di Desa Ujungpangkah, Gresik, Jawa Timur. Ketua tim Bintang Laut, Dendy Satrio, menjelaskan sistem hybrid itu mampu menghasilkan listrik 2–3 kWh per hari yang dapat digunakan untuk lampu bagan dan perangkat sensor pemantau aktivitas budidaya nelayan.

Inovasi lain datang dari tim Prolowchol yang menghadirkan probiotik EcoGreenWaste berbasis circular zerowaste farming system. Solusi ini mampu mengurangi pencemaran amonia di kandang ayam, mengolah limbah pertanian, serta menurunkan kadar kolesterol telur hingga 60–78 persen. Tim ini juga mengembangkan Photovoltaic Egg Pasteurize Electric Field, alat pengawet telur bertenaga surya yang memperpanjang usia simpan telur dari 7 hari menjadi 42 hari.

Ketua Tim Prolowchol, Brahmadhita Pratama Mahardhika, menegaskan bahwa inovasi berbasis limbah pertanian dapat menjadi solusi lingkungan yang aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Sistem tersebut sekaligus memperkuat pendekatan sirkular dalam pengelolaan pangan.

Baca Juga: Pertamina Kerahkan Awak Mobil Tangki Lintas Pulau ke Wilayah Bencana Sumatera
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!