Peran Penting Dunia Usaha dalam Mendorong Pencapaian NDC Indonesia 2035

Jum'at, 05 Desember 2025 - 22:58 WIB
Namun, hambatan struktural masih menghambat implementasi. RUPTL 2025-2034 menunjukkan komitmen untuk meningkatkan porsi energi terbarukan namun tetap memperluas infrastruktur batu bara dan gas, sehingga memberi sinyal pasar yang beragam. Ketidakpastian regulasi, terbatasnya akses energi terbarukan bagi bisnis, dan belum adanya definisi nasional investasi hijau turut menahan arus investasi.

Kesimpulan dari dokumen ringkasan ini menegaskan bahwa keunggulan kompetitif Indonesia kini sangat bergantung pada kepastian bahwa NDC dapat diinvestasikan.

“Perusahaan-perusahaan Indonesia telah menunjukkan kesiapan untuk berinvestasi dalam dekarbonisasi dan selaras dengan tujuan iklim jangka panjang nasional. Namun perlunya modal yang besar untuk dekarbonisasi masih menjadi tantangan. Kerangka implementasi yang jelas, terkoordinasi, memberikan kepastian, serta insentif fiskal dan pengembangan teknologi, bisa menjadi kunci dalam mewujudkan target NDC 2035,” sebut Direktur Eksekutif IBCSD, Dr. Indah Budiani.



CEO WMBC, Maria Mendiluce, mengatakan “Jajak pendapat menunjukkan bahwa 88% pemimpin bisnis Indonesia menginginkan pemerintah beralih dari bahan bakar fosil menuju sistem ketenagalistrikan berbasis energi terbarukan pada tahun 2035"."

"Ini memberikan sinyal yang jelas bahwa dunia usaha siap berinvestasi. Dengan melaksanakan NDC 2035 melalui kebijakan yang jelas dan konsisten, Indonesia dapat membuka sumber-sumber baru pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing industri, dan memperkuat ketahanan energi," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!