BNI Punya Fondasi Kuat Menatap 2026, Analis Ungkap Dampak Program De-risking
Sabtu, 06 Desember 2025 - 23:03 WIB
Selain risiko terkendali, BNI juga memiliki likuiditas kuat, efisiensi biaya dana (cost of fund/CoF) yang terus menurun, pertumbuhan CASA yang solid, dan bauran kredit baru yang lebih menguntungkan. Riset Bahana menilai arah positif ini menegaskan bahwa BNI menjadi bank BUMN dengan profil risiko paling membaik dan stabil dalam lima tahun terakhir.
"BNI sudah menyelesaikan sebagian besar proses de-risking portofolionya dan kini memasuki siklus kredit yang lebih bersih dan lebih menguntungkan," kata Razqi.
Ia menambahkan, kombinasi stabilisasi kualitas kredit, efisiensi pendanaan, dan bauran portofolio baru menjadi fondasi kuat untuk mempercepat profitabilitas. Dengan CoC yang terus menurun, risiko terkendali, dan portofolio semakin bersih, BNI diprediksi menjadi salah satu bank pemerintah dengan potensi peningkatan profitabilitas terkuat dalam dua tahun ke depan, memasuki 2026 dengan pijakan yang lebih sehat dan stabil.
"BNI sudah menyelesaikan sebagian besar proses de-risking portofolionya dan kini memasuki siklus kredit yang lebih bersih dan lebih menguntungkan," kata Razqi.
Ia menambahkan, kombinasi stabilisasi kualitas kredit, efisiensi pendanaan, dan bauran portofolio baru menjadi fondasi kuat untuk mempercepat profitabilitas. Dengan CoC yang terus menurun, risiko terkendali, dan portofolio semakin bersih, BNI diprediksi menjadi salah satu bank pemerintah dengan potensi peningkatan profitabilitas terkuat dalam dua tahun ke depan, memasuki 2026 dengan pijakan yang lebih sehat dan stabil.
(akr)
Lihat Juga :