Kredit Tahun Depan Diprediksi Tumbuh 9-11%, Perbanas: Artinya Bank Punya Uang

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:09 WIB


Hery menyebutkan, terdapat sejumlah kebijakan BI sukses mendorong pertumbuhan, antra lain relaksasi Giro Wajib Minimum (GWM), penurunan suku bunga BI rate, serta normalisasi instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang kini tidak lagi menekan biaya dana (cost of fund) perbankan seperti pada 2023.

"Hari ini kita melihat dengan likuiditas yang ample (terjaga) ini, bank-bank sudah mulai bisa menekan cost of fundnya dan lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu," lanjutnya.

Meski demikian, Hery menggarisbawahi bahwa nilai undisbursed loan masih tinggi karena sebagian debitur memilih bersikap wait and see sebelum merealisasikan penarikan kredit untuk ekspansi usaha. Ia juga menilai, daya beli masyarakat menengah ke bawah melemah dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Namun begitu, Hery memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan akan lebih baik dibandingkan 2025. Perkiraan pertumbuhan kredit berada pada kisaran 9% hingga 11%, atau single digit atas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!