Indonesia Tetap Impor Minyak AS Meski Negosiasi Dagang Terancam Gagal

Senin, 15 Desember 2025 - 14:35 WIB
Target Penyelesaian Akhir Tahun

Airlangga akan mengirimkan tim delegasi ke Washington pekan depan untuk memfinalisasi kesepakatan yang dinamakan Agreement on Reciprocal Tariff (ART). Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar negosiasi tarif dapat diselesaikan sebelum akhir tahun 2025.

Baca Juga: Lanjutkan Negosiasi Dagang, Menko Airlangga Kirim Tim ke AS Pekan Depan

Indonesia berkomitmen mengimpor energi senilai hingga USD 15 miliar dari AS, termasuk 15 juta barrel of oil equivalent (BOE) migas yang akan ditugaskan kepada PT Pertamina (Persero). Dalam kesepakatan Juli 2025, AS menurunkan tarif untuk produk Indonesia dari 32 persen menjadi 19 persen, dengan sejumlah komoditas seperti minyak sawit mentah, karet, teh, dan kopi ditargetkan mendapat tarif 0 persen. Airlangga menegaskan Indonesia merupakan negara ketiga yang mencapai kesepakatan dengan AS dan mendapat apresiasi dari pemerintahan Presiden Donald Trump.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!