Para Miliarder Dunia Bersiap Hadapi Kiamat, Bangun Bunker Mewah hingga Pelindung Badai

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:30 WIB
Di sisi lain, meningkatnya konflik geopolitik dan ancaman serangan siber turut memperkuat kekhawatiran akan lumpuhnya sistem kelistrikan, komunikasi, dan logistik global. Kondisi tersebut mendorong sebagian miliarder memilih hidup “di luar jaringan” dengan teknologi yang sepenuhnya mandiri.

Ketergantungan dunia modern pada teknologi juga menjadi sorotan. Para pelaku industri digital dinilai memahami betul rapuhnya sistem komputasi awan, jaringan AI, dan server penting yang menopang aktivitas ekonomi dan sosial global.

Baca Juga: 3 Fenomena Menjadi Tanda Kiamat yang Muncul dari Tanah Arab, Apa Saja?

Meski demikian, tidak semua laporan tentang persiapan kiamat para miliarder sepenuhnya akurat. Sebagian proyek properti disebut lebih berkaitan dengan privasi, investasi, atau optimalisasi pajak, ketimbang kesiapan menghadapi kehancuran dunia.

Namun, para pengamat menilai fenomena ini tetap menjadi sinyal peringatan. Ketika kelompok dengan akses informasi dan sumber daya terbesar mulai mempersiapkan skenario terburuk, hal itu mencerminkan meningkatnya ketidakpastian global dan melemahnya kepercayaan terhadap sistem ekonomi, teknologi, dan tata kelola dunia saat ini.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!