Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi, Waktunya Beli atau Jual?
Rabu, 24 Desember 2025 - 11:29 WIB
Menurut Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik, UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat menerangkan, keputusan beli atau jual emas seharusnya tidak didasarkan pada euforia rekor harga semata. Menurutnya faktor utama yang perlu dipertimbangkan adalah tujuan investasi , horizon waktu, serta kemampuan menanggung risiko.
"Kalau tujuan Anda adalah perlindungan nilai jangka panjang, misalnya menjaga daya beli tabungan dari ketidakpastian ekonomi, maka rekor bukan alasan otomatis untuk berhenti membeli, juga bukan alasan otomatis untuk mengejar harga," ungkapnya, Rabu (24/12/2025).
Ia menyarankan, strategi pembelian bertahap dengan porsi yang wajar dalam total aset, serta kesiapan menghadapi fluktuasi harga. Strategi ini dinilai lebih rasional dibandingkan bertaruh pada satu titik harga puncak.
Baca Juga: Gajian? Langsung ke Pegadaian Digital! Ada Diskon dan Goldback Menanti
Namun bagi investor dengan tujuan spekulasi jangka pendek, Achmad mengingatkan, bahwa harga rekor justru menjadi area paling berisiko. Sentimen pasar, menurutnya dapat berbalik dengan cepat seiring perubahan kondisi geopolitik maupun ekspektasi suku bunga global.
"Kalau tujuan Anda adalah perlindungan nilai jangka panjang, misalnya menjaga daya beli tabungan dari ketidakpastian ekonomi, maka rekor bukan alasan otomatis untuk berhenti membeli, juga bukan alasan otomatis untuk mengejar harga," ungkapnya, Rabu (24/12/2025).
Ia menyarankan, strategi pembelian bertahap dengan porsi yang wajar dalam total aset, serta kesiapan menghadapi fluktuasi harga. Strategi ini dinilai lebih rasional dibandingkan bertaruh pada satu titik harga puncak.
Baca Juga: Gajian? Langsung ke Pegadaian Digital! Ada Diskon dan Goldback Menanti
Namun bagi investor dengan tujuan spekulasi jangka pendek, Achmad mengingatkan, bahwa harga rekor justru menjadi area paling berisiko. Sentimen pasar, menurutnya dapat berbalik dengan cepat seiring perubahan kondisi geopolitik maupun ekspektasi suku bunga global.
Lihat Juga :