Harga Beras di Indonesia Timur Terpantau Tinggi Jelang Nataru 2025
Rabu, 24 Desember 2025 - 12:29 WIB
Maino menyebut Pemerintah terus memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan strategis nasional berada dalam kondisi aman. Upaya pengamanan dilakukan melalui penguatan distribusi, pengawasan harga, dan sinergi lintas kementerian/lembaga serta aparat penegak hukum.
Di samping itu dilakukan juga penguatan pasokan di wilayah timur dengan penyaluran beras di wilayah Papua. Maino mengatakan bahwa upaya ini terus dilakukan sejak dua pekan yang lalu.
“Kita sudah menyewa gudang-gudang filial di seluruh wilayah Kabupaten Papua yang saat ini mungkin tidak tersedia gudang Bulog. Sehingga diharapkan dengan adanya gudang Bulog tersebut, suplai pasokan beras di semua wilayah ini akan meningkat,” tutur Maino.
Maino menegaskan bahwa pengamanan pasokan menjadi perhatian utama menjelang Nataru. “Prinsipnya dengan ketersediaan pangan yang cukup, mestinya kita semuanya, para pelaku pangan, pelaku usaha pangan, sama-sama untuk bisa menjaga harga pangan maksimal HET ataupun HAP,” tegasnya.
Di sisi distribusi, Bapanas memberikan dukungan pembiayaan dari daerah surplus ke wilayah defisit melalui program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP). Terhitung sampai saat ini telah didistribusikan lebih dari seribu ton, dengan mayoritas komoditasnya adalah beras.
Baca Juga: Mentan Gandeng Kapolri Bentuk Satgas Pengendalian Harga Beras
Di samping itu dilakukan juga penguatan pasokan di wilayah timur dengan penyaluran beras di wilayah Papua. Maino mengatakan bahwa upaya ini terus dilakukan sejak dua pekan yang lalu.
“Kita sudah menyewa gudang-gudang filial di seluruh wilayah Kabupaten Papua yang saat ini mungkin tidak tersedia gudang Bulog. Sehingga diharapkan dengan adanya gudang Bulog tersebut, suplai pasokan beras di semua wilayah ini akan meningkat,” tutur Maino.
Maino menegaskan bahwa pengamanan pasokan menjadi perhatian utama menjelang Nataru. “Prinsipnya dengan ketersediaan pangan yang cukup, mestinya kita semuanya, para pelaku pangan, pelaku usaha pangan, sama-sama untuk bisa menjaga harga pangan maksimal HET ataupun HAP,” tegasnya.
Di sisi distribusi, Bapanas memberikan dukungan pembiayaan dari daerah surplus ke wilayah defisit melalui program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP). Terhitung sampai saat ini telah didistribusikan lebih dari seribu ton, dengan mayoritas komoditasnya adalah beras.
Baca Juga: Mentan Gandeng Kapolri Bentuk Satgas Pengendalian Harga Beras
Lihat Juga :