Industri Hotel Digulung Bencana, Tahun 2025 Jadi Paling Berat
Jum'at, 26 Desember 2025 - 14:03 WIB
Ia menjelaskan, hingga mendekati akhir tahun, belum terlihat adanya faktor pendorong yang cukup kuat untuk membalikkan tren penurunan tersebut. Menurutnya, realisasi okupansi hingga tutup tahun diperkirakan tidak akan bergerak jauh dari kondisi saat ini.
"Nanti kita lihat di tutup tahun ini, tapi kan tidak mungkin bergerak terlalu jauh dari angka minusnya itu. Kesimpulannya, pasti tidak tumbuh di tahun ini," tegasnya.
Maulana menambahkan, kondisi tersebut turut memengaruhi proyeksi kinerja industri hotel pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Meski secara musiman Nataru biasanya menjadi momentum peningkatan okupansi, namun tahun ini dinilai masih sulit mencatatkan pertumbuhan signifikan.
Salah satu faktor utamanya adalah bencana alam yang melanda sejumlah daerah tujuan wisata utama, seperti di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Wilayah-wilayah tersebut selama ini menjadi destinasi favorit wisatawan nusantara dengan kontribusi okupansi yang cukup besar saat libur akhir tahun.
Lihat Juga :