Mal Mulai Ramai Pembeli, Tak Lagi Diserbu Rojali

Jum'at, 26 Desember 2025 - 21:29 WIB
Transformasi fungsi mal menjadi ruang kerja dan pusat aktivitas komunitas dinilai berhasil menarik kunjungan yang lebih bernilai ekonomi. Dukungan pemerintah dalam menggelar program "Indonesia Great Sale" yang menawarkan diskon besar hingga 4 Januari 2026 semakin mendorong transaksi nyata, bukan sekadar keramaian.

Sektor ritel pun berkomitmen memperkuat konsumsi domestik. "Secara detail kami belum mendapatkan angka, tapi ini mendukung penguatan perdagangan dalam negeri supaya omzet dalam negeri bisa tumbuh, sektor konsumsi bisa menjadi tulang punggung," kata Budiharjo.

Baca Juga: Bali Ditinggal, Jogja Jadi Primadona Wisatawan Lokal

Di luar kegiatan ekonomi, Hippindo juga menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1 miliar melalui program "Hippindo Peduli" untuk korban bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Langkah ini menegaskan peran strategis sektor ritel tidak hanya sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai bagian dari ketahanan sosial masyarakat Indonesia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!