Perdana, PIEP Lepas Pengapalan 1 Juta Barel Minyak dari Aljazair ke RI

Senin, 29 Desember 2025 - 08:20 WIB
Syamsu menjelaskan, keberhasilan pengapalan perdana ini menegaskan posisi Pertamina sebagai pemain migas internasional yang mampu mengelola aset hulu di luar negeri secara andal. Ia berharap kemitraan strategis dengan perusahaan energi nasional Aljazair, Sonatrach, dapat terus diperkuat dan berkelanjutan.

Hubungan komersial antara Sonatrach dan Pertamina sendiri telah terjalin lebih dari 25 tahun. Kerja sama tersebut dimulai melalui kontrak tahunan pada 2002–2003, berlanjut ke transaksi spot pada 2006–2013, hingga memasuki fase ekspansi sejak 2014 melalui akuisisi hak pengelolaan Menzel Lejmat (MLN).

Menjelang pelaksanaan lifting, kedua perusahaan menandatangani Lifting Service Contract pada 22 Desember 2025 di Kantor Pusat Sonatrach. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Algeria EP (PAEP) Jon Erwin dan Vice President Commercialization Sonatrach Mayouf Belgacem, serta disaksikan jajaran pimpinan kedua perusahaan dan perwakilan pemerintah Indonesia.

Komisaris Utama PIEP Dharmawan H. Samsu menilai pengapalan perdana ini sebagai hasil dari proses diplomasi dan negosiasi yang panjang. Menurutnya, keberhasilan tersebut menegaskan nilai strategis perpanjangan Blok 405A dalam jangka panjang bagi ketahanan energi Indonesia.

Baca Juga: PHE Siapkan Metode EOR Genjot Produksi Minyak di Lapangan Tua
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!