Arus Mudik Libur Natal 2025, Ada 1,5 Juta Orang Pakai Angkutan Umum
Senin, 29 Desember 2025 - 21:26 WIB
"Selain tol, kami juga mendata kendaraan yang melewati jalur arteri yakni setelah sembilan hari penyelenggaraan angkutan Nataru sebanyak 4.768.603 unit kendaraan keluar Jabodetabek, meningkat 17,14 persen dibanding periode yang sama tahun lalu dan sebanyak 4.292.160 unit kendaraan masuk Jabodetabek, meningkat 12,55 persen dibanding periode yang sama tahun lalu," jelasnya.
Baca Juga: Perayaan Natal 2025 Kondusif, GMKI Apresisasi Peran Polri Jaga Keamanan
Selain itu, yang perlu diapresiasi lanjutnya adalah adanya peningkatan kecepatan rata-rata kumulatif perjalanan Jakarta - Semarang sebesar 0,67% terhadap Nataru tahun sebelumnya yang semula 83,45 Km/Jam menjadi 84,02 Km/Jam. Percepatan waktu tempuh rata-rata kumulatif lebih cepat -0,83% terhadap Nataru tahun sebelumnya yang semula 5 jam 13 menit menjadi 5 jam 10 menit.
"Untuk jalur sebaliknya yakni Semarang - Jakarta juga terdapat peningkatan kecepatan rata-rata kumulatif. Naik 5,3 persen terhadap Nataru tahun sebelumnya yang semula 80,86 Km/Jam menjadi 85,14 Km/Jam. Perbaikan waktu tempuh rata-rata kumulatif lebih cepat -5,2 persen terhadap Nataru tahun lalu yang semula 5 jam 23 menit menjadi 5 jam 6 menit," papar Dirjen Aan.
Baca Juga: Perayaan Natal 2025 Kondusif, GMKI Apresisasi Peran Polri Jaga Keamanan
Selain itu, yang perlu diapresiasi lanjutnya adalah adanya peningkatan kecepatan rata-rata kumulatif perjalanan Jakarta - Semarang sebesar 0,67% terhadap Nataru tahun sebelumnya yang semula 83,45 Km/Jam menjadi 84,02 Km/Jam. Percepatan waktu tempuh rata-rata kumulatif lebih cepat -0,83% terhadap Nataru tahun sebelumnya yang semula 5 jam 13 menit menjadi 5 jam 10 menit.
"Untuk jalur sebaliknya yakni Semarang - Jakarta juga terdapat peningkatan kecepatan rata-rata kumulatif. Naik 5,3 persen terhadap Nataru tahun sebelumnya yang semula 80,86 Km/Jam menjadi 85,14 Km/Jam. Perbaikan waktu tempuh rata-rata kumulatif lebih cepat -5,2 persen terhadap Nataru tahun lalu yang semula 5 jam 23 menit menjadi 5 jam 6 menit," papar Dirjen Aan.
(akr)
Lihat Juga :