Pemerintah Buka Peluang Berlakukan WFA saat Momen Mudik Lebaran 2026
Senin, 05 Januari 2026 - 13:53 WIB
"Hasil survei tersebut kita akan melihat seberapa jauh animo masyarakat melakukan perjalanan, kemudian puncaknya seperti apa. Apabila dirasa saat puncak terlalu tinggi, kami berkoordinasi dengan pihak kakorlantas, apakah perlu mengeluarkan kebijakan WFA," lanjutnya.
Baca Juga: Pengusaha Dukung Work From Anywhere Akhir Tahun 2025, Tapi dengan Catatan
Ia mengatakan, pemberlakuan WFA bukanlah kebijakan baru karena sudah kerap diterapkan pada periode libur panjang baik Natal maupun Idul Fitri tahun-tahun sebelumnya. Hasilnya sejumlah masyarakat terbukti melakukan perjalanan tidak berbarengan mendekati hari raya. Sebab sudah tidak ada lagi kewajiban masuk kantor.
Menurutnya, jika masyarakat bisa melakukan mudik lebih awal maka potensi kemacetan dan kepadatan bisa diantisipasi. Kalaupun terjadi kemacetan, maka dinilai lebih mudah dan cepat terurai. "Kita pastikan, kita sangat terbuka untuk memberlakukan WFA, untuk mengurai agar tidak terjadi kepadatan," pungkas Menhub.
Baca Juga: Pengusaha Dukung Work From Anywhere Akhir Tahun 2025, Tapi dengan Catatan
Ia mengatakan, pemberlakuan WFA bukanlah kebijakan baru karena sudah kerap diterapkan pada periode libur panjang baik Natal maupun Idul Fitri tahun-tahun sebelumnya. Hasilnya sejumlah masyarakat terbukti melakukan perjalanan tidak berbarengan mendekati hari raya. Sebab sudah tidak ada lagi kewajiban masuk kantor.
Menurutnya, jika masyarakat bisa melakukan mudik lebih awal maka potensi kemacetan dan kepadatan bisa diantisipasi. Kalaupun terjadi kemacetan, maka dinilai lebih mudah dan cepat terurai. "Kita pastikan, kita sangat terbuka untuk memberlakukan WFA, untuk mengurai agar tidak terjadi kepadatan," pungkas Menhub.
(akr)
Lihat Juga :