Kompleks Haji Indonesia di Makkah Ditargetkan Tampung 22.000 Jemaah
Kamis, 08 Januari 2026 - 14:13 WIB
Sementara jalur kedua melalui partisipasi lelang lahan yang dikelola Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC) untuk lokasi yang lebih dekat dengan Masjidilharam.
"Kawasan Thakher menjadi fondasi awal karena asetnya eksisting dan siap dikembangkan, sementara pada saat yang sama kami juga masih mengikuti proses lelang RCMC untuk peluang kawasan lain yang lebih dekat dengan pusat aktivitas haji dan umrah,” ujar Pandu dalam keterangan resminya, Kamis (8/1/2026).
Kawasan Thakher sendiri memiliki luas sekitar 4,4 hektare dan berjarak sekitar 2–3 kilometer dari Masjidil Haram. Saat ini, di kawasan tersebut telah beroperasi Novotel Thakher Makkah dengan kapasitas 1.461 kamar yang tersebar di tiga menara. Selain itu, terdapat sekitar 14 plot lahan yang disiapkan untuk pengembangan lanjutan, termasuk area komersial dan pusat ritel.
Menurut Pandu, pengembangan Kawasan Thakher tidak hanya difokuskan pada penyediaan akomodasi, tetapi juga pada pembangunan ekosistem layanan jemaah yang terintegrasi. Ekosistem tersebut mencakup fasilitas ritel, dukungan logistik, serta berbagai layanan penunjang lainnya.
“Kami ingin membangun ekosistem, bukan hanya hotel. Kawasan Thakher kami siapkan sebagai basis pengembangan layanan jemaah Indonesia yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan,” ujarnya.
"Kawasan Thakher menjadi fondasi awal karena asetnya eksisting dan siap dikembangkan, sementara pada saat yang sama kami juga masih mengikuti proses lelang RCMC untuk peluang kawasan lain yang lebih dekat dengan pusat aktivitas haji dan umrah,” ujar Pandu dalam keterangan resminya, Kamis (8/1/2026).
Kawasan Thakher sendiri memiliki luas sekitar 4,4 hektare dan berjarak sekitar 2–3 kilometer dari Masjidil Haram. Saat ini, di kawasan tersebut telah beroperasi Novotel Thakher Makkah dengan kapasitas 1.461 kamar yang tersebar di tiga menara. Selain itu, terdapat sekitar 14 plot lahan yang disiapkan untuk pengembangan lanjutan, termasuk area komersial dan pusat ritel.
Menurut Pandu, pengembangan Kawasan Thakher tidak hanya difokuskan pada penyediaan akomodasi, tetapi juga pada pembangunan ekosistem layanan jemaah yang terintegrasi. Ekosistem tersebut mencakup fasilitas ritel, dukungan logistik, serta berbagai layanan penunjang lainnya.
“Kami ingin membangun ekosistem, bukan hanya hotel. Kawasan Thakher kami siapkan sebagai basis pengembangan layanan jemaah Indonesia yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan,” ujarnya.
Lihat Juga :