Trump Batalkan Ancaman Tarif Greenland, Harga Minyak Stabil

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:00 WIB
Di sisi lain, berkurangnya risiko geopolitik belum cukup kuat untuk mengangkat harga minyak secara signifikan. Kekhawatiran kelebihan pasokan tetap membayangi pasar meskipun Badan Energi Internasional (IEA) merevisi naik proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global 2026 sebesar 70.000 barel per hari menjadi 930.000 barel per hari, dengan perkiraan surplus pasokan sekitar 3,69 juta barel per hari.

"Inventaris minyak mentah yang tinggi membatasi kenaikan lebih lanjut pada harga minyak di pasar yang kelebihan pasokan," kata Yang An, analis di Haitong Futures. Data American Petroleum Institute menunjukkan stok minyak mentah AS meningkat 3,04 juta barel pada pekan yang berakhir 16 Januari.

Baca Juga: Kuat Mana AS vs NATO Jika Perang Dunia III Pecah karena Greenland?

Sementara itu, CEO Saudi Aramco Amin Nasser menepis pandangan mengenai kelebihan pasokan besar-besaran. Berbicara di Davos kepada CNBC, ia menyebut proyeksi tersebut terlalu dilebih-lebihkan dan menegaskan bahwa permintaan energi global masih tetap kuat.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!