Guru Besar IPB: MBG Bukan Beban bagi Sektor Pendidikan

Jum'at, 23 Januari 2026 - 19:57 WIB
Sejalan dengan itu, Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch Iskandar Sitorus juga mengkritik keras narasi publik yang mempertentangkan program pendidikan dengan MBG. Menurutnya, logika tersebut mengabaikan realitas dasar bahwa anak membutuhkan nutrisi yang cukup untuk dapat belajar secara optimal.

"Anak tidak akan bisa belajar dengan perut kosong. Negara wajib melihat nutrisi dan pendidikan sebagai satu kesatuan hak konstitusional yang tidak dapat dipisahkan," ujarnya.

Baca Juga: Pegawai Dapur MBG Bekasi Dibegal saat Hendak ke SPPG

Iskandar menambahkan bahwa berbagai kajian menunjukkan kekurangan gizi berdampak langsung pada konsentrasi, daya serap, dan perkembangan kognitif anak. Pentingnya pemenuhan gizi harian juga ditegaskan Prof. Ahmad yang menyebut bahwa asupan gizi seimbang berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan kognitif dan prestasi akademik.

"Berbagai studi internasional menunjukkan bahwa anak yang mendapatkan asupan gizi seimbang memiliki konsentrasi belajar lebih baik, daya ingat lebih kuat, serta performa akademik yang lebih stabil," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!