Alfamart Perkuat Intervensi Gizi Anak pada 2026 dengan 510.000 Butir Telur
Minggu, 25 Januari 2026 - 14:01 WIB
Selain intervensi gizi langsung, Alfamart melengkapi program ini dengan pemberdayaan keluarga sebagai penopang keberlanjutan penanganan stunting. Upaya tersebut mencakup edukasi gizi bagi orang tua, penguatan peran ibu dalam pemenuhan gizi keluarga, serta pendampingan perubahan perilaku hidup sehat di tingkat rumah tangga.
Pelaksanaan program Satu Telur Sehari dilakukan melalui kolaborasi dengan dinas terkait dan kader posyandu setempat. Setiap anak memperoleh konsumsi satu telur per hari sebagai sumber protein hewani esensial, disertai pendampingan rutin untuk memastikan ketepatan sasaran serta pemantauan tumbuh kembang anak.
“Momentum Hari Gizi Nasional 2026 kami maknai sebagai pengingat pentingnya konsistensi intervensi gizi sejak usia dini. Upaya yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pemenuhan asupan gizi, tetapi juga pada penguatan keluarga sebagai lingkungan pertama tumbuh kembang anak,” ujar Rani Wijaya, General Manager Corporate Communications Alfamart.
Menurut Rani, intervensi gizi tersebut menjadi bagian dari pendekatan yang lebih luas melalui program Alfamart Sahabat Posyandu, yang berfokus pada penguatan peran posyandu sebagai garda terdepan pemantauan tumbuh kembang anak sekaligus ruang edukasi gizi keluarga.
Hingga akhir 2025, program Alfamart Sahabat Posyandu telah menjangkau lebih dari 70.000 penerima manfaat ibu dan anak di lebih dari 800 titik posyandu yang tersebar di 34 kota.
Pelaksanaan program Satu Telur Sehari dilakukan melalui kolaborasi dengan dinas terkait dan kader posyandu setempat. Setiap anak memperoleh konsumsi satu telur per hari sebagai sumber protein hewani esensial, disertai pendampingan rutin untuk memastikan ketepatan sasaran serta pemantauan tumbuh kembang anak.
“Momentum Hari Gizi Nasional 2026 kami maknai sebagai pengingat pentingnya konsistensi intervensi gizi sejak usia dini. Upaya yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pemenuhan asupan gizi, tetapi juga pada penguatan keluarga sebagai lingkungan pertama tumbuh kembang anak,” ujar Rani Wijaya, General Manager Corporate Communications Alfamart.
Menurut Rani, intervensi gizi tersebut menjadi bagian dari pendekatan yang lebih luas melalui program Alfamart Sahabat Posyandu, yang berfokus pada penguatan peran posyandu sebagai garda terdepan pemantauan tumbuh kembang anak sekaligus ruang edukasi gizi keluarga.
Hingga akhir 2025, program Alfamart Sahabat Posyandu telah menjangkau lebih dari 70.000 penerima manfaat ibu dan anak di lebih dari 800 titik posyandu yang tersebar di 34 kota.
Lihat Juga :