PNM Gelar Aksi Pencegahan Stunting dan Imunisasi Gratis di Seluruh Indonesia
Jum'at, 16 Mei 2025 - 07:17 WIB
loading...
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggelar aksi serentak pencegahan stunting dan imunisasi gratis di seluruh cabang PNM.
A
A
A
JAKARTA - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggelar aksi serentak pencegahan stunting dan imunisasi gratis di seluruh cabang PNM yang tersebar di Indonesia.
Kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi PNM dalam mendukung pembangunan kesehatan nasional melalui upaya preventif guna menciptakan generasi yang sehat dan kuat.
Bekerja sama dengan pemerintah daerah dan posyandu setempat, aksi ini menyasar ribuan ibu hamil dan balita dari keluarga prasejahtera termasuk nasabah PNM Mekaar.
"Selain imunisasi gratis, kegiatan ini juga mencakup edukasi gizi, pemeriksaan kesehatan, serta pembagian makanan tambahan bergizi untuk ibu dan anak," ujar Direktur Utama PNM Arief Mulyadi di Jakarta, Kamis (15/5).
Ia mengatakan stunting masih menjadi tantangan yang perlu perhatian serius dan kolaborasi berbagai pihak. Anak yang mengalami stunting berisiko memiliki hambatan pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif.
Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting nasional menurun menjadi 19,8% atau sekitar 4.482.340 balita, atau turun 1,7% daripada tahun sebelumnya yang tercatat 21,5%.
Kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi PNM dalam mendukung pembangunan kesehatan nasional melalui upaya preventif guna menciptakan generasi yang sehat dan kuat.
Bekerja sama dengan pemerintah daerah dan posyandu setempat, aksi ini menyasar ribuan ibu hamil dan balita dari keluarga prasejahtera termasuk nasabah PNM Mekaar.
"Selain imunisasi gratis, kegiatan ini juga mencakup edukasi gizi, pemeriksaan kesehatan, serta pembagian makanan tambahan bergizi untuk ibu dan anak," ujar Direktur Utama PNM Arief Mulyadi di Jakarta, Kamis (15/5).
Ia mengatakan stunting masih menjadi tantangan yang perlu perhatian serius dan kolaborasi berbagai pihak. Anak yang mengalami stunting berisiko memiliki hambatan pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif.
Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting nasional menurun menjadi 19,8% atau sekitar 4.482.340 balita, atau turun 1,7% daripada tahun sebelumnya yang tercatat 21,5%.
Lihat Juga :