Kunci Sukses Pelaku UMKM, Ekosistem Ekonomi Digital Perlu Dibangun
Kamis, 17 September 2020 - 10:02 WIB
Ramainya orang mengakses internet pada masa pandemi ini secara tidak langsung berpengaruh pada performa dan kualitas jaringan internet di Indonesia. Data Ookla, perusahaan periset kecepatan internet global, menunjukkan terjadi penurunan kecepatan unduhan di Indonesia dalam rentang waktu diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Maret hingga Juni 2020.
Rata-rata kecepatan unduhan internet turun menjadi 19,67 Mbps dari 16 Maret–8 Juni 2020. Sebelumnya rata-rata kecepatannya mencapai 20,57 Mbps pada 16 Desember 2019–9 Maret 2020. Bahkan hingga bulan Juli 2020 data We Are Social terbaru mencatat kecepatan internet di Indonesia hanya mencapai 16,4 Mbps.
Turunnya kecepatan ini diikuti meningkatnya volume penggunaan internet kabel menjadi 24,69% pada 16 Maret–8 Juni 2020. Sebelumnya rata-rata volume pada 16 Desember 2019–9 Maret 2020 mencapai -3,5%.
Bhima mengusulkan agar pemerintah daerah menggandeng platform digital untuk membantu pemulihan UMKM di daerah masing-masing. Platform digital juga menjadi solusi untuk meminimalisasi kontak fisik antara pedagang dan penjual ataupun menghindari kerumunan selama masa pandemi korona ini. (Baca juga: Cara Sederhana untuk cegah Kanker Payudara)
Di samping itu Bhima juga menyarankan agar pemerintah daerah memberikan subsidi paket data kepada UMKM yang terdampak untuk meringankan beban UMKM ketika ingin beralih ke digital. “Saya juga usulkan subsidi internet untuk UMKM selama 6 bulan. Ini sangat membantu UMKM go digital lebih cepat,” kata Bhima.
Meski demikian, dia mengakui untuk mendorong UMKM di daerah beralih dari luar jaringan (luring, offline) ke dalam jaringan (daring, online), bukanlah urusan yang mudah.
Rata-rata kecepatan unduhan internet turun menjadi 19,67 Mbps dari 16 Maret–8 Juni 2020. Sebelumnya rata-rata kecepatannya mencapai 20,57 Mbps pada 16 Desember 2019–9 Maret 2020. Bahkan hingga bulan Juli 2020 data We Are Social terbaru mencatat kecepatan internet di Indonesia hanya mencapai 16,4 Mbps.
Turunnya kecepatan ini diikuti meningkatnya volume penggunaan internet kabel menjadi 24,69% pada 16 Maret–8 Juni 2020. Sebelumnya rata-rata volume pada 16 Desember 2019–9 Maret 2020 mencapai -3,5%.
Bhima mengusulkan agar pemerintah daerah menggandeng platform digital untuk membantu pemulihan UMKM di daerah masing-masing. Platform digital juga menjadi solusi untuk meminimalisasi kontak fisik antara pedagang dan penjual ataupun menghindari kerumunan selama masa pandemi korona ini. (Baca juga: Cara Sederhana untuk cegah Kanker Payudara)
Di samping itu Bhima juga menyarankan agar pemerintah daerah memberikan subsidi paket data kepada UMKM yang terdampak untuk meringankan beban UMKM ketika ingin beralih ke digital. “Saya juga usulkan subsidi internet untuk UMKM selama 6 bulan. Ini sangat membantu UMKM go digital lebih cepat,” kata Bhima.
Meski demikian, dia mengakui untuk mendorong UMKM di daerah beralih dari luar jaringan (luring, offline) ke dalam jaringan (daring, online), bukanlah urusan yang mudah.
Lihat Juga :