Terganjal Utang Whoosh, AHY Blak-blakan soal Nasib Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Selasa, 03 Februari 2026 - 20:08 WIB
"Intinya kami kawal terus upaya untuk melakukan restrukturisasi keuangan terkait dengan kereta cepat Jakarta-Bandung atau KCIC yang kita kenal ini terus kami kawal. Intinya kami ingin terus cari solusi yang terbaik ini masih butuh proses butuh waktu dan kami tentu akan berkomunikasi dengan pihak Tiongkok semangatnya semua adalah mencari solusi," tuturnya.

Sejak mulai digarap pada 2016, proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung mengalami pembengkakan biaya atau cost overrun sebesar USD1,2 miliar atau sekitar Rp18,02 triliun. Audit bersama Indonesia dan China mencatat total biaya pembangunan Whoosh meningkat menjadi USD7,27 miliar atau sekitar Rp118,21 triliun.

Baca Juga: KAI Digrogoti Utang Whoosh ke China, Bayar Bunga Rp2 Triliun per Tahun

Sebanyak 75% dari total pembiayaan proyek tersebut berasal dari pinjaman China Development Bank (CDB) dengan tingkat bunga sekitar 2 persen per tahun dan skema bunga tetap dalam jangka waktu 40 tahun pada tahap awal pembiayaan. Pemerintah menyatakan akan terus mengkaji kelanjutan proyek kereta cepat secara hati-hati agar manfaat ekonomi yang dihasilkan sejalan dengan kemampuan fiskal dan tidak menimbulkan risiko tambahan bagi keuangan negara.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!