Peran Strategis Muhammadiyah Dukung Optimisme Pertumbuhan Solid Perekonomian
Sabtu, 07 Februari 2026 - 22:53 WIB
Lebih lanjut, Pemerintah juga menegaskan komitmen dalam menjaga ketahanan ekonomi melalui kebijakan fiskal yang pruden, pelonggaran moneter untuk mendorong kredit, deregulasi dan debottlenecking sektor riil, penguatan cadangan devisa, serta reformasi struktural termasuk di pasar modal. Berbagai stimulus jangka pendek turut disiapkan menjelang Ramadan dan Idulfitri, mulai dari bantuan pangan, diskon transportasi dan tol, hingga dukungan pembiayaan UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Dalam konteks tersebut, PP Muhammadiyah didorong untuk mengambil peran lebih besar sebagai mitra strategis Pemerintah, termasuk sebagai agregator pembiayaan dan penggerak kewirausahaan. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak pelaku usaha yang naik kelas, memperkuat ekonomi umat, serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Turut hadir pada kesempatan tersebut antara lain Deputi Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian Ferry Irawan, Staf Ahli Kemenko Perekonomian Bidang Pembangunan Daerah Haryo Limanseto, Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata PP Muhammadiyah Muhammad Zaenal Fattah beserta jajaran, serta para akademisi dan pelaku usaha.
Dalam konteks tersebut, PP Muhammadiyah didorong untuk mengambil peran lebih besar sebagai mitra strategis Pemerintah, termasuk sebagai agregator pembiayaan dan penggerak kewirausahaan. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak pelaku usaha yang naik kelas, memperkuat ekonomi umat, serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Turut hadir pada kesempatan tersebut antara lain Deputi Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian Ferry Irawan, Staf Ahli Kemenko Perekonomian Bidang Pembangunan Daerah Haryo Limanseto, Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata PP Muhammadiyah Muhammad Zaenal Fattah beserta jajaran, serta para akademisi dan pelaku usaha.
(nng)
Lihat Juga :