Epstein Files Seret Nama Bitcoin Cs, Benarkah Kripto Berbahaya?

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:00 WIB
Dalam konteks lain, nama Ripple dan Stellar muncul pada email internal 2014 yang menyoroti kekhawatiran sebagian investor terkait tumpang tindih pendanaan antarproyek kripto. Epstein tercatat sebagai penerima email tersebut, bukan penulis atau pengarah isi, dan tidak ada bukti ia memengaruhi strategi maupun kebijakan kedua proyek.

Mantan CTO Ripple David Schwartz menyatakan tidak mengetahui adanya hubungan Epstein dengan Ripple atau Stellar serta tidak menemukan bukti keterlibatan langsung dalam aktivitas perusahaan. Dokumen juga mencatat Epstein sebagai investor awal Coinbase dengan nilai investasi sekitar 3 juta dolar AS pada 2014 yang bersifat pasif.

Baca Juga: 5 Fakta Jeffrey Epstein: Guru Matematika tanpa Ijazah Sarjana hingga Dugaan Agen Mossad

Secara keseluruhan, keterkaitan Epstein dengan kripto dinilai bersifat historis dan tidak langsung, sehingga tidak mengubah arsitektur atau keamanan jaringan yang tetap terdesentralisasi. Meski sempat memicu gejolak pasar dan penurunan kapitalisasi, pasar kripto pulih setelah tidak ditemukan bukti pengaruh jahat terhadap pengembangan inti.

Risiko yang lebih relevan dinilai berada pada aspek reputasi dan potensi pengawasan regulasi terhadap sumber pendanaan industri kripto. Namun, teknologi dan mekanisme konsensus jaringan seperti Bitcoin dinilai tetap berjalan independen, sehingga tidak ada indikasi kripto menjadi berbahaya secara fundamental akibat temuan dalam dokumen tersebut.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!