Rusia Kecam AS usai Dilarang Masuk ke Ceruk Bisnis Minyak Venezuela

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:33 WIB
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov kepada wartawan mengatakan, bahwa Rusia akan menjelaskan situasi ini dengan Washington.

"Kami memang memiliki investasi di Venezuela, dan proyek jangka panjang, serta ada minat, baik dari mitra Venezuela maupun dari kami sendiri. Oleh karena itu, semua ini merupakan alasan untuk membahas situasi ini dengan pihak Amerika," kata Peskov.

Presiden AS Donald Trump telah secara terbuka menyatakan keinginannya untuk menguasai cadangan minyak Venezuela yang sangat besar, bahkan disebut sebagai yang terbesar di dunia setelah menggulingkan Nicolas Maduro.

Maduro yang ditangkap oleh pasukan AS pada Januari, telah menyatakan tidak bersalah atas tuduhan narkoba di AS.

China Pelanggan Utama Minyak Venezuela

China merupkan pelanggan utama dan investor di sektor minyak Venezuela. Sebagian besar minyak yang diekspor Venezuela dijual ke China, meskipun Beijing melaporkan sangat sedikit dan impor sering diberi brand ulang.

Impor China untuk minyak Venezuela bisa mencapai sekitar 470.000 barel per hari selama tahun 2025, menurut perusahaan analitik energi Vortexa, atau sekitar 4,5% dari impor minyak mentah melalui laut China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!