Perkuat ESG, Elnusa Petrofin Dukung Implementasi Green Terminal Tanjung Sekong
Minggu, 15 Februari 2026 - 18:05 WIB
PT Elnusa Petrofin (EPN) mendukung implementasi inisiatif Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT Elnusa Petrofin (EPN) anak usaha PT Elnusa Tbk yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, mendukung implementasi inisiatif Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten. Program ini menjadi bagian dari penguatan praktik keberlanjutan dan pengembangan ekosistem energi rendah karbon di lingkungan Pertamina Group.
"Inisiatif ini sekaligus sebagai upaya memperkuat daya saing perusahaan dalam menghadapi tunututan global terhadap praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab," ujar Direktur Transformasi & Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero) Agung Wicaksono seperti dikutip, Minggu (15/2/2026).
Baca Juga: Elnusa Petrofin Laksanakan 1.010 Kegiatan CSR Sepanjang 2025
Program Green Terminal dirancang sebagai skema sertifikasi fasilitas pelabuhan berbasis delapan pilar keberlanjutan, antara lain sistem manajemen lingkungan, digitalisasi operasional, teknologi ramah lingkungan, ekonomi sirkular, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia. Implementasi standar tersebut diharapkan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat daya saing aset energi nasional di tengah tuntutan pasar global yang semakin berbasis ESG.
"Inisiatif ini sekaligus sebagai upaya memperkuat daya saing perusahaan dalam menghadapi tunututan global terhadap praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab," ujar Direktur Transformasi & Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero) Agung Wicaksono seperti dikutip, Minggu (15/2/2026).
Baca Juga: Elnusa Petrofin Laksanakan 1.010 Kegiatan CSR Sepanjang 2025
Program Green Terminal dirancang sebagai skema sertifikasi fasilitas pelabuhan berbasis delapan pilar keberlanjutan, antara lain sistem manajemen lingkungan, digitalisasi operasional, teknologi ramah lingkungan, ekonomi sirkular, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia. Implementasi standar tersebut diharapkan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat daya saing aset energi nasional di tengah tuntutan pasar global yang semakin berbasis ESG.
Lihat Juga :