Reformasi Tata Kelola Pasar Modal, Analis Ingatkan soal Eksekusi

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:00 WIB
Ia menegaskan sentimen pasar ke depan akan sangat dipengaruhi oleh keselarasan antara janji dan realisasi. Apresiasi pasar akan muncul jika terdapat langkah konkret seperti percepatan reformasi regulasi, penguatan lembaga pengawas, serta perbaikan transparansi yang terukur.

Sementara itu, pemerintah mendorong proses demutualisasi Bursa Efek Indonesia dilakukan secara bertahap. Skema yang disiapkan dimulai dari private placement sebelum menuju penawaran umum perdana (IPO) agar perubahan struktur berjalan terukur.

Baca Juga: 50% Dana Investasi Danantara Bakal Digeser ke Bursa Saham dan Obligasi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan strategi bertahap tersebut merupakan arahan Presiden untuk memastikan reformasi bursa tidak dilakukan secara tergesa-gesa. “Jadi [demutualisasi dilakukan] bertahap mulai dengan private placement dan yang kedua opsi untuk IPO. Ya biasanya kan bertahap, sesudah private placement baru IPO,” kata Airlangga dalam konferensi pers Indonesia Economic Outlook 2026.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!