Diterpa Ketidakpastian Global, MARK Optimistis Capai Target Kinerja 2025

Kamis, 19 Februari 2026 - 18:21 WIB
Dari sisi kinerja, MARK mencatat pertumbuhan penjualan yang konsisten dalam tiga tahun terakhir, baik dari pasar ekspor maupun domestik. Pada tahun 2023, penjualan MARK mencapai Rp559,47 miliar, meningkat signifikan menjadi Rp909,99 miliar pada 2024.

Hingga 30 September 2025, Perseroan telah membukukan penjualan sebesar Rp594,68 miliar. Selain ekspor yang menjadi kontributor utama, penjualan domestik juga terus meningkat, menunjukkan pertumbuhan bisnis yang lebih berimbang.

Sebagai pemain global di industri ceramic glove mold, MARK terus menunjukkan daya tahan bisnis yang solid. Permintaan terhadap produk cetakan sarung tangan tetap terjaga, seiring dengan kebutuhan industri kesehatan dan alat pelindung diri yang bersifat non-siklikal.

Hubungan jangka panjang dengan produsen sarung tangan internasional serta jangkauan pasar ekspor yang luas memungkinkan Perseroan menjaga stabilitas order book, meskipun kondisi makroekonomi global sedang menantang.

MARK juga memiliki profil risiko yang defensif. Mayoritas pendapatan berasal dari ekspor dengan denominasi mata uang asing, sehingga memberikan perlindungan alami terhadap fluktuasi nilai tukar. “Struktur pendapatan berbasis ekspor membuat kami relatif lebih tahan terhadap pergerakan kurs dan menjaga daya saing Perseroan,” tambah Ridwan Goh.

Baca Juga: Permintaan Sarung Tangan Melonjak, Mark Dynamics Bidik Penjualan Rp1 Triliun
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!