Ekonom UI: Program MBG Dorong Sektor Pertanian dan Pemberdayaan Perempuan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:40 WIB
"Bahkan pertumbuhan sektor pertanian tahun lalu, terbilang tertinggi selama beberapa tahun terakhir. Kalau kita lihat di tahun 2025 tumbuhnya 5,33%, di 2024 cuma 0,68%, di 2023 hanya 1,31%. Jadi dari sini saja kita bisa melihat pertumbuhannya itu signifikan," ujar Fithra.

Investasi pada sektor hulu ini dianggap sebagai solusi jangka panjang agar kebutuhan pangan program MBG tidak mengganggu stabilitas harga di pasar umum, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan kapasitas produksi petani lokal.

Selain berdampak bagi sektor pertanian yang produk-produknya terserap langsung oleh program MBG, salah satu dampak jangka pendek yang paling terasa adalah peningkatan rantai nilai (value chain) di tingkat UMKM. Menariknya, program ini juga mendorong partisipasi aktif perempuan di sektor formal maupun informal.

"Program MBG ini jauh lebih inklusif jika kita bicara mengenai pola investasinya. Partisipasi perempuan menjadi lebih terlihat karena di sektor kuliner, peran perempuan cenderung dominan. Ini memberikan peluang ekonomi yang nyata bagi mereka," ujar Fithra.

Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terus bertumbuh. Hingga hari ini (20/2), SPPG yang dibangun telah mencapai 23 ribu unit. Diperkirakan sebanyak 1,4 juta tenaga kerja terserap secara langsung di dapur yang mengolah MBG. Menurut data internal Badan Gizi Nasional, sekitar 55% pekerja dapur SPPG adalah perempuan, atau bisa dikatakan saat ini, 770 ribu pekerja yang terserap oleh program MBG adalah perempuan.

Lebih dari itu, partisipasi aktif perempuan dalam SPPG juga berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi. Program MBG membuka peluang kerja baru, khususnya bagi perempuan, dan berkontribusi pada peningkatan pendapatan rumah tangga. Berdasarkan survei yang dilakukan Research Institute of Socio-Economic Development (RISED), terhadap 1.800 orang tua, menemukan bahwa program MBG terbukti memberikan dampak positif terhadap efisiensi anggaran rumah tangga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!