Inilah Dirut Agrinas yang Memutuskan Impor 105.000 Pikap dari India untuk Kopdes Merah Putih

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:16 WIB
Menurutnya langkah impor dalam jumlah besar ini diambil untuk memastikan koperasi desa memiliki alat transportasi yang memadai. Kendaraan niaga ringan tersebut dinilai cocok untuk mendistribusikan hasil pertanian dan kebutuhan pokok lainnya di berbagai wilayah Indonesia.

Profil Joao Mota

Joao Mota sebelumnya memimpin perusahaan yang dahulu bernama PT Yodya Karya (Persero) berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor 32/MBU/02/2025 yang diterbitkan pada 10 Februari 2025. Penunjukannya menandai transformasi BUMN konstruksi tersebut menjadi entitas yang fokus pada sektor pangan, yakni PT Agrinas Pangan Nusantara.

Sebelum berkarier di BUMN pangan, Joao Mota malang melintang di berbagai sektor industri. Ia juga dikenal aktif dalam organisasi pertanian dan menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina DPW Tani Merdeka Indonesia Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga: Produksi Pick-Up Lokal Tembus 1 Juta Unit, Potensi Ekonomi Bisa Capai Rp27 Triliun!
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!