Tak Hanya Beras Ribuan Ton, Indonesia Setujui Impor 580.000 Ekor Ayam dari AS

Senin, 23 Februari 2026 - 08:07 WIB
Menurut dia kebijakan ini dinilai tak bertentangan dengan komitmen swasembada beras yang telah dideklarasikan sejak akhir 2025. Impor 580.000 ekor ayam hidup jenis Grand Parent Stock (GPS) dengan estimasi nilai USD17-USD20 juta. Pemerintah menyebut impor ayam ini diperlukan karena Indonesia belum memiliki fasilitas pembibitan indukan utama tersebut.

Tak hanya itu, akses impor juga dibuka untuk produk olahan ayam berupa mechanically deboned meat (MDM) dengan estimasi volume 120.000 hingga 150.000 ton per tahun sebagai bahan baku industri sosis dan nugget. Impor bagian ayam seperti leg quarters, dada, dan paha tetap diperbolehkan sepanjang memenuhi persyaratan kesehatan hewan dan keamanan pangan.

Baca Juga: Efek Beli BBM dan LPG AS Rp253 Triliun, Indonesia Kurangi Impor dari Negara Ini

Mengutip laporan Reuters, kebijakan ini bagian dari kesepakatan dagang ART yang lebih luas. Indonesia berkomitmen mengimpor sekitar USD33 miliar produk energi, pertanian, dan kedirgantaraan AS, sementara AS menurunkan tarif resiprokal untuk sebagian besar produk Indonesia serta memberikan pembebasan tarif bagi komoditas unggulan seperti minyak kelapa sawit, kakao, dan kopi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!