Rekor Utang Dunia Tembus USD348 Triliun, Negara Berkembang Tanggung Beban Berat

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:08 WIB
Baca Juga: 9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila, Pelajaran bagi Indonesia

Memasuki 2026, Januari menjadi salah satu periode tersibuk dalam sejarah penerbitan obligasi berdaulat global karena pemerintah berupaya mengamankan pendanaan di tengah permintaan investor yang kuat.

IIF memproyeksikan pasar berkembang menghadapi lebih dari USD9 triliun pembayaran utang tahun ini sebagai beban refinancing rekor, sementara pasar maju menghadapi lebih dari USD20 triliun obligasi dan pinjaman jatuh tempo.

Berdasarkan pembaruan laporan World Economic Outlook Januari 2026, Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan pertumbuhan global sekitar 3,3% pada 2026 belum cukup untuk menurunkan rasio utang secara signifikan jika tren pinjaman tetap berlanjut.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!