Indonesia Resmi Lepas Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi
Rabu, 04 Maret 2026 - 16:35 WIB
Ia menambahkan, volume ekspor tahap awal mencapai 2.280 ton dengan nilai sekitar Rp38 miliar. Amran juga menegaskan bahwa realisasi tersebut merupakan aksi nyata pemerintah dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai negara produsen beras. "Nah, ini 2.280 ton, 2.000 ya bukan 1.000 ton ya ini aksi nyata bukan ilusi kita kirim 2000 jadi bukan 1000 ton," tegasnya.
Lebih lanjut, ekspor perdana ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan beras sekitar 215 ribu jamaah haji Indonesia di Arab Saudi. Ke depan, potensi pasar dinilai lebih besar karena mencakup jamaah umrah serta warga Indonesia yang bermukim di Arab Saudi dengan jumlah mencapai sekitar 2 juta orang per tahun.
Amran menyebut kebutuhan beras untuk jamaah haji Indonesia di Arab Saudi diperkirakan mencapai 20.000 hingga 50.000 ton per tahun. Selain Arab Saudi, Indonesia juga telah menjajaki peluang ekspor beras ke sejumlah negara lain seperti Papua Nugini, Malaysia, dan Filipina.
"Mudah-mudahan ke depan ekspor bisa kita tingkatkan. Khusus untuk kebutuhan jamaah haji Indonesia di Saudi Arabia saja diperkirakan antara 20 hingga 50 ribu ton," ujarnya.
Sementara, Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa beras yang dikirim merupakan beras CBP Premium dengan standar kualitas tinggi.
Lebih lanjut, ekspor perdana ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan beras sekitar 215 ribu jamaah haji Indonesia di Arab Saudi. Ke depan, potensi pasar dinilai lebih besar karena mencakup jamaah umrah serta warga Indonesia yang bermukim di Arab Saudi dengan jumlah mencapai sekitar 2 juta orang per tahun.
Amran menyebut kebutuhan beras untuk jamaah haji Indonesia di Arab Saudi diperkirakan mencapai 20.000 hingga 50.000 ton per tahun. Selain Arab Saudi, Indonesia juga telah menjajaki peluang ekspor beras ke sejumlah negara lain seperti Papua Nugini, Malaysia, dan Filipina.
"Mudah-mudahan ke depan ekspor bisa kita tingkatkan. Khusus untuk kebutuhan jamaah haji Indonesia di Saudi Arabia saja diperkirakan antara 20 hingga 50 ribu ton," ujarnya.
Sementara, Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa beras yang dikirim merupakan beras CBP Premium dengan standar kualitas tinggi.
Lihat Juga :