Iran Buka Akses Terbatas Selat Hormuz untuk Negara Netral, Indonesia Masuk Daftar?
Selasa, 17 Maret 2026 - 21:38 WIB
Baca Juga: Trump Dicueki, 11 Sekutu AS Menolak Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
Kebijakan ini berdampak signifikan terhadap rantai pasok energi global, terutama bagi negara-negara Asia yang bergantung pada impor minyak dari Timur Tengah. China dan India menjadi yang paling terdampak, sementara Indonesia juga mengalami gangguan pasokan energi.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyebut sekitar 20 hingga 25% impor minyak mentah Indonesia terdampak, sehingga pemerintah melakukan diversifikasi pasokan, termasuk meningkatkan impor dari Amerika Serikat.
Di tengah situasi tersebut, harga minyak dunia melonjak tajam hingga melampaui 100 dolar AS per barel. Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, menegaskan opsi penutupan Selat Hormuz tetap terbuka, mengindikasikan ketegangan berpotensi berlangsung dalam jangka panjang.
Kebijakan ini berdampak signifikan terhadap rantai pasok energi global, terutama bagi negara-negara Asia yang bergantung pada impor minyak dari Timur Tengah. China dan India menjadi yang paling terdampak, sementara Indonesia juga mengalami gangguan pasokan energi.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyebut sekitar 20 hingga 25% impor minyak mentah Indonesia terdampak, sehingga pemerintah melakukan diversifikasi pasokan, termasuk meningkatkan impor dari Amerika Serikat.
Di tengah situasi tersebut, harga minyak dunia melonjak tajam hingga melampaui 100 dolar AS per barel. Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, menegaskan opsi penutupan Selat Hormuz tetap terbuka, mengindikasikan ketegangan berpotensi berlangsung dalam jangka panjang.
(nng)
Lihat Juga :