EMAS Perkuat Kepemimpinan, Siap Dorong Produksi Emas 2026

Jum'at, 27 Maret 2026 - 15:51 WIB
2. Xinyu Wang merupakan eksekutif pertambangan global dengan pengalaman panjang di proyek tambang dan infrastruktur, pernah memimpin JCHX Mining Management sebagai Presiden dan Direktur Utama serta memiliki rekam jejak lebih dari 25 tahun di proyek logam non-besi internasional.

3. Dr. Jona Widhagdo Putri sendiri merupakan pakar hubungan internasional dan investasi lintas negara yang saat ini menjadi Penasihat Khusus Ketua Dewan Ekonomi Nasional RI, dengan pengalaman strategis dalam kerja sama Indonesia–Tiongkok serta latar belakang akademik doktor hukum dari Fudan University.

4. John Mackay McCulloch Williamson merupakan profesional pasar keuangan global dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, pernah menjabat Managing Director Morgan Stanley Asia Pacific dan kini menjadi Chairman London Metal Exchange serta aktif di berbagai dewan perusahaan internasional.

5. Adapun Yu Gao adalah investor ekuitas swasta berpengalaman di Asia dengan karier panjang di Morgan Stanley hingga posisi Managing Director dan Co-CIO, serta memiliki rekam jejak kuat dalam investasi dan tata kelola perusahaan publik di Hong Kong.

Baca Juga: Survei BI Ungkap Kegiatan Dunia Usaha di Kuartal IV 2025, Begini Kondisinya

Apabila sederet nama-nama mentereng ini terpilih menjadi komisaris independent PT Merdeka Gold Resources, dewan komisaris perusahaan akan terdiri dari 4 komisaris independen, dari total 7 anggota dewan komisaris dimana lebih dari setengah dari dewan komisaris terdiri dari komisaris independen. Hal ini mencerminkan fokus perusahaan pada tata kelola yang lebih kuat dan transparan, sejalan dengan standar industri pertambangan global. Penunjukan manajemen baru ini terjadi pada saat yang tepat. EMAS kini tidak lagi berada pada fase eksplorasi, tetapi telah masuk ke tahap produksi komersial. Penjualan emas pertama kepada PT Aneka Tambang Tbk pada Maret 2026 menjadi bukti bahwa proyek-proyek yang dikembangkan mulai memberikan hasil nyata.

Dengan kombinasi pengalaman teknis, operasional, dan finansial dari calon direksi baru, EMAS berada pada posisi yang lebih siap untuk menjalankan strategi ekspansi secara efektif. Perseroan menilai bahwa rekam jejak Dewan Direksi dan Komisaris, khususnya dalam pengembangan proyek tambang seperti Pani, akan menjadi fondasi penting dalam memastikan pertumbuhan berkelanjutan.

Langkah ini juga menunjukkan bahwa EMAS tidak hanya fokus pada strategi ekspansi, tetapi juga pada penguatan organisasi. Dengan struktur baru ini, EMAS tampak siap memasuki fase pertumbuhan yang lebih agresif—sekaligus menjaga keseimbangan antara ekspansi dan tata kelola yang solid.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!