Arus Balik 2026, Jasaraharja Putera Perkuat Pantauan Lintas Gilimanuk-Ketapang
Rabu, 01 April 2026 - 10:25 WIB
Dirut Jasaraharja Putera, Abdul Haris (kiri) ikut memantau arus balik 2026 di penyeberangan Gilimanuk-Ketapang, Selasa (24/3/2026). Foto/Dok. SindoNews
BANYUWANGI - PT Jasaraharja Putera terus aktif berpartisipasi dalam mengoptimalkan pemantauan sejumlah titik strategis demi kelancaran dan keselamatan arus balik Lebaran 2026. Termasuk pada jalur penyeberangan Gilimanuk-Ketapang yang menjadi salah satu titik krusial mobilitas antarwilayah dalam Operasi Ketupat Agung 2026.
Pemantauan ini dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto; Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Yossianis Marciano; Direktur SDM dan Layanan Korporasi PT ASDP Indonesia Ferry, Ardhi Ekapaty; Kapolres Banyuwangi, Rofiq Ripto Himawan; Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa; serta perwakilan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait lainnya pada Selasa (24/3/2026). Kehadiran para pemimpin lintas instansi ini mencerminkan kuatnya sinergi dalam memastikan pengelolaan arus balik berjalan optimal, khususnya pada jalur penyeberangan dengan tingkat mobilitas tinggi. Baca juga: Macet Horor di Pelabuhan Gilimanuk, ASDP: Atensi Pemudik agar Tak Terjebak Hari Nyepi di Bali
Sebagai bagian dari ekosistem perlindungan dan pelayanan publik, PT Jasaraharja Putera berperan aktif dalam memastikan arus kendaraan dan penumpang di lintas Bali-Jawa tetap terkendali, aman, dan tertib. Pemantauan dilakukan secara terpadu dengan fokus pada kepadatan lalu lintas, kelancaran proses penyeberangan, serta kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi risiko selama perjalanan arus balik.
Dirut Jasaraharja Putera, Abdul Haris mengatakan, partisipasi aktif perusahaan dalam Operasi Ketupat Agung 2026 merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada masyarakat. Mereka memastikan masyarakat dapat kembali ke rumah dengan aman dan nyaman. ”Melalui semangat melayani sepenuh hati, kami terus memperkuat sinergi dengan seluruh pihak guna meminimalkan risiko perjalanan, khususnya di jalur padat seperti Ketapang-Gilimanuk,” katanya dalam siaran pers, Rabu (1/4/2026).
Pemantauan ini dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto; Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Yossianis Marciano; Direktur SDM dan Layanan Korporasi PT ASDP Indonesia Ferry, Ardhi Ekapaty; Kapolres Banyuwangi, Rofiq Ripto Himawan; Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa; serta perwakilan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait lainnya pada Selasa (24/3/2026). Kehadiran para pemimpin lintas instansi ini mencerminkan kuatnya sinergi dalam memastikan pengelolaan arus balik berjalan optimal, khususnya pada jalur penyeberangan dengan tingkat mobilitas tinggi. Baca juga: Macet Horor di Pelabuhan Gilimanuk, ASDP: Atensi Pemudik agar Tak Terjebak Hari Nyepi di Bali
Sebagai bagian dari ekosistem perlindungan dan pelayanan publik, PT Jasaraharja Putera berperan aktif dalam memastikan arus kendaraan dan penumpang di lintas Bali-Jawa tetap terkendali, aman, dan tertib. Pemantauan dilakukan secara terpadu dengan fokus pada kepadatan lalu lintas, kelancaran proses penyeberangan, serta kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi risiko selama perjalanan arus balik.
Dirut Jasaraharja Putera, Abdul Haris mengatakan, partisipasi aktif perusahaan dalam Operasi Ketupat Agung 2026 merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada masyarakat. Mereka memastikan masyarakat dapat kembali ke rumah dengan aman dan nyaman. ”Melalui semangat melayani sepenuh hati, kami terus memperkuat sinergi dengan seluruh pihak guna meminimalkan risiko perjalanan, khususnya di jalur padat seperti Ketapang-Gilimanuk,” katanya dalam siaran pers, Rabu (1/4/2026).
Lihat Juga :