APG Optimistis Akhir Tahun Ini Industri Properti Melesat
Jum'at, 18 September 2020 - 19:40 WIB
“Ini juga merupakan inisiatif dan inovasi APG untuk menghadirkan hunian yang berkualitas, dengan fasilitas yang mendukung gaya hidup masyarakat kekinian, khususnya aspek kesehatan lingkungan, infrastruktur dan akses transportasi," paparnya.
Dipilihnya kawasan barat Ibu Kota karena kawasan ini didukung oleh infrastruktur yang lengkap. Contohnya proyek tol Serpong-Balaraja. Dari sisi perekonomian, kawasan ini merupakan pertemuan tiga kabupaten/kota yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan stabil, yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan. Daerah tersebut termasuk wilayah dengan pertumbuhan industri yang cukup tinggi.
Kota Podomoro Tenjo, kata Zaldy, telah direncanakan sejak lama sejalan dengan peningkatan aktivitas ekonomi dan mobilitas penduduk ke kawasan barat Jakarta. “APG sengaja merilis proyek ini saat pandemi karena dalam situasi sulit ini harus ada yang berani mengambil inisiatif agar industri dan ekonomi tetap bergerak maju. Kami bersyukur dukungan masyarakat dan para stakeholders lainnya sangat baik," jelasnya.
Hasil riset Indonesia Property Watch (IPW) menyebutkan, kawasan Banten memiliki pertumbuhan permintaan properti dua kali lipat dibandingkan daerah penyangga ibu kota lainnya.
Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda mengungkapkan, pasar properti di Jabodetabek dan Banten masih mampu tumbuh pada masa pandemi. Setidaknya, sampai dua kali lipat.
Dipilihnya kawasan barat Ibu Kota karena kawasan ini didukung oleh infrastruktur yang lengkap. Contohnya proyek tol Serpong-Balaraja. Dari sisi perekonomian, kawasan ini merupakan pertemuan tiga kabupaten/kota yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan stabil, yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan. Daerah tersebut termasuk wilayah dengan pertumbuhan industri yang cukup tinggi.
Kota Podomoro Tenjo, kata Zaldy, telah direncanakan sejak lama sejalan dengan peningkatan aktivitas ekonomi dan mobilitas penduduk ke kawasan barat Jakarta. “APG sengaja merilis proyek ini saat pandemi karena dalam situasi sulit ini harus ada yang berani mengambil inisiatif agar industri dan ekonomi tetap bergerak maju. Kami bersyukur dukungan masyarakat dan para stakeholders lainnya sangat baik," jelasnya.
Hasil riset Indonesia Property Watch (IPW) menyebutkan, kawasan Banten memiliki pertumbuhan permintaan properti dua kali lipat dibandingkan daerah penyangga ibu kota lainnya.
Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda mengungkapkan, pasar properti di Jabodetabek dan Banten masih mampu tumbuh pada masa pandemi. Setidaknya, sampai dua kali lipat.
Lihat Juga :