Selat Hormuz Tak Akan Kembali Seperti Sebelum Perang, Pejabat Iran: Tertutup Bagi AS dan Sekutunya

Jum'at, 03 April 2026 - 11:01 WIB
Baca Juga: Inggris Bentuk Koalisi 35 Negara untuk Buka Selat Hormuz

Trump menegaskan AS tidak lagi bergantung pada minyak dari Timur Tengah sehingga tidak memiliki kepentingan langsung dalam pengamanan jalur pelayaran tersebut. Ia bahkan menyebut AS hampir tidak mengimpor minyak melalui Selat Hormuz dan tidak akan membutuhkannya di masa depan.

Dia menambahkan bahwa jalur perairan tersebut bisa “terbuka secara alami” setelah perang berakhir, tanpa memberikan rincian.

Sementara itu pada awal pekan ini, parlemen Iran menyetujui 'rezim baru', menurut ketentuan tersebut Teheran akan memungut pembayaran dari kapal yang melewati selat. Disebutkan Majalah Lloyd’s List sebelumnya bahwa satu kapal telah membayar USD2 juta untuk transit.

Sedangkan Kantor berita Tasnim memperkirakan bahwa Teheran bisa menghasilkan sekitar USD100 miliar per tahun di bawah skema tersebut setelah lalu lintas di Selat Hormuz sepenuhnya pulih.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!