Ekspansi ke Jepang, Sucofindo Perkuat Akses Pasar Global
Sabtu, 11 April 2026 - 21:45 WIB
“Sucofindo berperan sebagai enabler bagi industri nasional untuk memenuhi standar internasional. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membuka akses pasar yang lebih luas, khususnya ke Jepang, serta meningkatkan kepercayaan global terhadap produk Indonesia,” ungkap Sandry dalam keterangan pers, Sabtu (12/4/2026).
Sebagai BUMN yang bergerak di bidang Testing, Inspection, and Certification (TIC), kata dia, Sucofindo berperan penting dalam mendukung implementasi regulasi pemerintah, memastikan kepatuhan industri, serta memperkuat infrastruktur mutu nasional. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperlancar arus perdagangan antara Indonesia dan Jepang serta memperkuat pengakuan internasional terhadap layanan TIC Indonesia.
Direktur Operasi Sucofindo Dani Pramantyo menambahkan, kerja sama ini merupakan bagian dari transformasi perusahaan dalam mengintegrasikan proses operasional dengan mitra global. “Harmonisasi standar melalui kolaborasi ini akan meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional, serta kesiapan sumber daya dalam menghadapi persaingan global,” jelasnya.
Selain memperkuat akses perdagangan, Sucofindo juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda global transisi energi berkelanjutan. Hal ini diwujudkan melalui penguatan layanan pemastian biomassa kelapa sawit sebagai bagian dari ekosistem energi hijau.
Dalam ajang International Biomass Expo di Tokyo Big Sight, Jepang, Sucofindo menegaskan kapabilitasnya dengan 68 laboratorium, 29 kantor cabang, serta 93 titik layanan di seluruh Indonesia. Sandry menegaskan, Sucofindo memiliki kapabilitas dalam memastikan biomassa kelapa sawit memenuhi standar internasional, meningkatkan kepercayaan pasar global, serta memperkuat rantai pasok energi berkelanjutan.
Sebagai BUMN yang bergerak di bidang Testing, Inspection, and Certification (TIC), kata dia, Sucofindo berperan penting dalam mendukung implementasi regulasi pemerintah, memastikan kepatuhan industri, serta memperkuat infrastruktur mutu nasional. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperlancar arus perdagangan antara Indonesia dan Jepang serta memperkuat pengakuan internasional terhadap layanan TIC Indonesia.
Direktur Operasi Sucofindo Dani Pramantyo menambahkan, kerja sama ini merupakan bagian dari transformasi perusahaan dalam mengintegrasikan proses operasional dengan mitra global. “Harmonisasi standar melalui kolaborasi ini akan meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional, serta kesiapan sumber daya dalam menghadapi persaingan global,” jelasnya.
Selain memperkuat akses perdagangan, Sucofindo juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda global transisi energi berkelanjutan. Hal ini diwujudkan melalui penguatan layanan pemastian biomassa kelapa sawit sebagai bagian dari ekosistem energi hijau.
Dalam ajang International Biomass Expo di Tokyo Big Sight, Jepang, Sucofindo menegaskan kapabilitasnya dengan 68 laboratorium, 29 kantor cabang, serta 93 titik layanan di seluruh Indonesia. Sandry menegaskan, Sucofindo memiliki kapabilitas dalam memastikan biomassa kelapa sawit memenuhi standar internasional, meningkatkan kepercayaan pasar global, serta memperkuat rantai pasok energi berkelanjutan.
Lihat Juga :