Airlangga Incar Kenaikan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal-II, Berikut Modalnya

Selasa, 14 April 2026 - 07:45 WIB
Risiko yang dimaksud dapat ditekan seperti pengetatan ayuri pemberian pinjaman. Tak hanya itu sumber daya alam turut memperbesar margin pertumbuhan.

Terdapat kenaikan ekspor komoditas unggulan seperti batu bara, karet, nikel, tembaga, dan aluminium yang mencapai USD47 miliar turut memberikan natural hedging terhadap tekanan dari sektor minyak dan gas.

Baca Juga: Konsumsi Masyarakat Bakal Ngebut di Peak Season Nataru Bikin Sektor Ritel Pede Menatap 2026



Dari sisi fiskal, Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) terus berfungsi sebagai bantalan ekonomi melalui penyaluran bantuan pangan, diskon transportasi, subsidi bahan bakar, dan kompensasi senilai sekitar Rp11,92 triliun. Selain itu defisit APBN tetap terjaga rendah di level 0,93% terhadap PDB per Maret 2026.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!