Eropa Terpecah! Italia Desak Blokir Minyak dan Gas Rusia Dibuka
Minggu, 19 April 2026 - 19:04 WIB
Perang di Timur Tengah memperburuk krisis energi di Eropa seiring blokade Selat Hormuz hingga memicu keretakan besar di dalam Uni Eropa (UE). Foto/Dok
JAKARTA - Perang di Timur Tengah memperburuk krisis energi di Eropa seiring blokade Selat Hormuz, jalur krusial bagi 20% aliran minyak dan gas alam cair global. Semakin parahnya krisis energi pada benua biru, telah memicu keretakan besar di dalam Uni Eropa (UE) .
Wakil Perdana Menteri Italia, Matteo Salvini secara mengejutkan menyerukan agar Eropa segera mencabut sanksi dan kembali mengimpor minyak dangas Rusia demi menyelamatkan ekonomi yang berada di ambang kehancuran. Menurutnya blok tersebut harus memprioritaskan keamanan energi, dimana pencabutan pembatasan energi menjadi kunci untuk mencegah krisis ekonomi.
Pernyataan berani ini disampaikan Salvini di depan ribuan pendukungnya dalam rapat umum "Patriots for Europe" di Piazza Duomo, Milan, Sabtu (18/4/2026). Ia menegaskan bahwa keamanan energi rakyat harus menjadi prioritas utama di atas agenda politik.
Baca Juga: Rusia Haramkan Jual Minyak ke Negara Pendukung Pembatasan Harga, G7 hingga Jepang
Wakil Perdana Menteri Italia, Matteo Salvini secara mengejutkan menyerukan agar Eropa segera mencabut sanksi dan kembali mengimpor minyak dangas Rusia demi menyelamatkan ekonomi yang berada di ambang kehancuran. Menurutnya blok tersebut harus memprioritaskan keamanan energi, dimana pencabutan pembatasan energi menjadi kunci untuk mencegah krisis ekonomi.
Pernyataan berani ini disampaikan Salvini di depan ribuan pendukungnya dalam rapat umum "Patriots for Europe" di Piazza Duomo, Milan, Sabtu (18/4/2026). Ia menegaskan bahwa keamanan energi rakyat harus menjadi prioritas utama di atas agenda politik.
Baca Juga: Rusia Haramkan Jual Minyak ke Negara Pendukung Pembatasan Harga, G7 hingga Jepang
Lihat Juga :