Eropa Terpecah! Italia Desak Blokir Minyak dan Gas Rusia Dibuka

Minggu, 19 April 2026 - 19:04 WIB


Salvini menyoroti langkah Amerika Serikat yang baru-baru ini melonggarkan batasan pada pengiriman minyak Rusia tertentu. Langkah AS tersebut diambil setelah Iran menutup Selat Hormuz bagi kapal musuh sebagai balasan atas serangan udara AS-Israel.

“Jika AS melakukannya, maka Brussel (Uni Eropa) harus melakukan hal yang sama. Daripada menutup pabrik, sekolah, dan rumah sakit, kita harus kembali membeli gas dan minyak dari seluruh dunia, termasuk Rusia. Kita tidak sedang berperang dengan Rusia,” tegas Salvini seperti dilansir RT.

Sebagai informasi, harga minyak dunia telah melonjak hingga 70% sejak Februari lalu akibat gangguan navigasi di Selat Hormuz, jalur yang mengalirkan 20% pasokan energi global. Baca Juga: Rusia Kehilangan 40% Stok Minyak usai Pelabuhan Primorsk Diserang Drone

Tidak hanya mengincar pencabutan sanksi Rusia, tetapi Salvini juga menyerang kebijakan lingkungan Uni Eropa yang dianggapnya menghambat ekonomi. Salvini menyebut kesepakatan hijau (Green Deal) sebagai monster ideologis yang membuat rakyat Italia menderita.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!